get app
inews
Aa Text
Read Next : Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Sumut Dorong Sinergi PIMPASA di Desa

Bikin Paspor Makin Praktis! Tiga Immigration Lounge Resmi Dibuka di Mal Wilayah Sumut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:08 WIB
header img
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, meresmikan tiga Immigration Lounge sekaligus mengukuhkan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) Sumut. (Foto: Istimewa).

MEDAN, iNewsMedan.id - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, meresmikan tiga Immigration Lounge sekaligus mengukuhkan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) se-Sumatera Utara di Medan, Kamis (20/8/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan pelayanan publik sekaligus pengawasan keimigrasian berbasis pencegahan hingga tingkat tapak.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara Parlindungan, serta jajaran pejabat Kementerian dan Kepala Satuan Kerja Keimigrasian se-Sumut.

Guna memberikan kemudahan bagi masyarakat tanpa perlu mendatangi kantor imigrasi konvensional, tiga Immigration Lounge resmi diluncurkan di tiga lokasi strategis yakni Immigration Lounge DeliPark Medan (di bawah Kanim Kelas I Khusus TPI Medan).

Immigration Lounge Cambridge City Square Medan (di bawah Kanim Kelas I TPI Polonia) dan Immigration Lounge Irian Mall Kisaran (di bawah Kanim Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan).

Immigration Lounge DeliPark Medan sendiri berlokasi di Jl. Guru Patimpus No.01 dan telah beroperasi melayani masyarakat sejak 1 April 2026. Jam operasinya fleksibel, yaitu Senin - Jumat pukul 09.00–17.00 WIB serta Sabtu pukul 09.00–14.00 WIB.

Selain meresmikan fasilitas lounge, kegiatan ini ditandai dengan pengukuhan 53 Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) yang tersebar di 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian se-Sumut. Pengukuhan dilakukan secara simbolis melalui penyematan topi dan rompi PIMPASA.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyerahkan sertifikat Desa Binaan Imigrasi kepada 12 perwakilan camat dan lurah yang mengampu 171 Desa Binaan Imigrasi di Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Agus Andrianto menegaskan pentingnya deteksi dini keimigrasian dari level paling dasar untuk mencegah berbagai kejahatan lintas negara.

"Pengawasan dari tingkat desa itu penting sebab langkah pencegahan tidak selalu bisa menunggu sampai pelanggaran benar-benar terjadi. Bekal pemahaman bagi masyarakat serta kejelian mengenali tanda-tanda awal justru bisa menjadi kunci agar suatu persoalan tidak membesar menjadi kasus yang lebih serius," tegas Agus.

Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumut, Parlindungan, menyampaikan bahwa kehadiran PIMPASA dan Desa Binaan Imigrasi dirancang sebagai wadah sinergi dengan masyarakat lokal, khususnya dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Kegiatan ini turut diisi dengan sosialisasi pencegahan TPPO dan TPPM dari BP3MI Sumut, Polda Sumut, dan Kodam I/Bukit Barisan yang diikuti oleh 171 kepala desa/lurah secara luring dan daring.

Senada dengan hal tersebut, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menekankan prinsip 'Imigrasi untuk Rakyat', di mana kemudahan layanan publik harus terus berjalan beriringan dengan penguatan fungsi pengawasan di lapangan.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut