get app
inews
Aa Text
Read Next : Misteri Ledakan Maut di Grand Polonia Terkuak, Polisi Tetapkan Tersangka

Bau Matahari dan Bau Acem pada Anak Aktif Jadi Perhatian Orang Tua dalam Memilih Personal Care

Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:13 WIB
header img
Anak aktif lebih mudah berkeringat hingga muncul istilah “bau matahari” dan “bau acem”. Kondisi ini jadi perhatian orang tua saat memilih personal care. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id- Anak yang aktif bermain dan banyak bergerak tentu lebih mudah berkeringat. Setelah beraktivitas di luar ruangan, orang tua biasanya menghadapi persoalan sederhana tetapi cukup mengganggu: tubuh dan rambut anak kembali dengan aroma yang khas.

Di Medan, kondisi itu kerap disebut “bau matahari”. Ada pula istilah “bau acem”, yakni aroma asam yang muncul setelah anak berkeringat berulang kali.

Bagi orang tua, kondisi tersebut membuat pemilihan personal care tidak hanya berkaitan dengan kebersihan. Produk yang digunakan anak juga diharapkan bisa memberi rasa segar, nyaman, sekaligus aroma yang disukai.

Riset Cimigo menyebutkan anak usia 3–12 tahun rata-rata menggunakan 2–4 produk personal care dalam rutinitas bulanan.

Aroma Ikut Jadi Pertimbangan

Saat memilih produk perawatan untuk anak, manfaat tetap menjadi pertimbangan utama. Namun, aroma produk juga ikut diperhatikan orang tua, termasuk apakah wanginya disukai anak.

Hal ini sejalan dengan studi internal B&B terhadap 100 ibu yang memiliki anak usia 3–6 tahun. Sebanyak 90 persen ibu menyatakan anak mereka lebih mudah berkeringat dan membutuhkan produk dengan wangi tahan lama.

Kedua temuan tersebut menggambarkan kebutuhan anak aktif yang tidak berhenti pada persoalan membersihkan tubuh. Kesegaran dan kenyamanan setelah anak beraktivitas juga menjadi bagian dari rutinitas perawatan.

“Anak-anak yang aktif biasanya lebih mudah berkeringat. Karena itu, rutinitas perawatan setelah bermain bukan hanya tentang membersihkan tubuh, tetapi juga bagaimana membuat anak merasa segar dan nyaman kembali,” ujar Popi Novella, Group Brand Manager B&B.

Harga Tetap Diperhitungkan

Selain manfaat dan aroma, harga menjadi faktor lain yang diperhatikan karena personal care digunakan secara rutin. Namun, produk terjangkau tidak selalu identik dengan harga paling murah.

Orang tua cenderung melihat apakah manfaat yang didapat sebanding dengan pengeluaran. Dalam konteks ini, value for money berkaitan dengan manfaat yang memang dibutuhkan anak, mulai dari kebersihan, kesegaran, kenyamanan hingga aroma, dengan biaya yang masih masuk akal.

“Menurut kami, terjangkau bukan berarti sekadar murah. Orang tua ingin mendapatkan manfaat yang memang dibutuhkan anak dan merasa bahwa manfaat tersebut sepadan dengan biaya yang dikeluarkan,” jelas Popi.

Aktivitas Anak Makin Beragam

Kebutuhan personal care anak juga mengikuti aktivitas mereka. Perawatan tidak hanya diperlukan setelah bermain di luar rumah, tetapi juga setelah beraktivitas di rumah, sekolah, dan kegiatan lainnya.

Sebagai brand personal care anak dari Kino Indonesia, B&B melihat perubahan aktivitas tersebut turut memengaruhi kebutuhan orang tua dalam memilih produk untuk anak.

“Bagi kami, personal care anak bukan hanya tentang membuat anak bersih. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana produk tersebut dapat mendukung keseharian anak dan memberikan rasa nyaman bagi orang tua,” tutup Popi.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut