Tanggul Sungai Jebol Picu Banjir di Tapanuli Tengah, 150 Warga Mengungsi
Pemerintah daerah bersama BPBD dan BNPB bergerak cepat memperkuat penanganan darurat melalui kaji cepat dan pemantauan langsung di lokasi kejadian. Pada Selasa (4/8/2026), Tim BNPB menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah setempat di Kantor Kelurahan Sipange untuk menyusun administrasi bantuan logistik sekaligus meninjau perkuatan tebing sungai sepanjang 400 meter.
Sejumlah penanganan fisik jangka pendek dan panjang telah disiapkan untuk mengantisipasi bencana susulan. BNPB menargetkan penyusunan 1.000 jumbo bag sebagai tanggul darurat, yang nantinya akan ditambahkan 4.000 jumbo bag lagi dari Kabupaten Luwu. Di saat yang sama, Dinas PUPR Kabupaten Tapanuli Tengah fokus melakukan normalisasi di bagian hulu sungai, sementara Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara mengerahkan alat berat tambahan untuk normalisasi bagian hilir.
Meskipun berbagai langkah pemulihan terus dipacu, pengerjaan di lapangan masih terkendala faktor cuaca. Curah hujan yang tinggi dari pagi hingga sore hari tidak hanya menghambat proses normalisasi, tetapi juga membuat debit air Sungai Silaga-laga kembali naik dan menggerus tebing sungai di dekat permukiman.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar