Truk Tertabrak KA Putri Deli di Pelintasan Tanpa Plang, Sopir Tewas, Lokomotif Sempat Anjlok
Selain korban meninggal, seorang penumpang KA Putri Deli, Viona Siahaan (21), warga Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, mengalami luka bakar akibat terkena air panas saat benturan terjadi dan menjalani perawatan di RSU Melati Perbaungan.
Polisi juga tidak menemukan SIM maupun STNK yang sah saat memeriksa kendaraan dump truk tersebut. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Sementara itu, Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan benturan tersebut mengakibatkan satu as roda lokomotif dan satu as roda kereta bagasi keluar dari rel (anjlok). Lokomotif juga mengalami kerusakan sehingga perjalanan KA Putri Deli tidak dapat dilanjutkan.
"KA U98 Putri Deli mengalami gangguan perjalanan akibat terlibat insiden dengan sebuah truk di pellintasan sebidang tidak terjaga di petak jalan antara Stasiun Lubuk Pakam dan Stasiun Perbaungan," ujar Anwa, Senin, 3 Agustus 2026.
KAI kemudian mengirimkan lokomotif pengganti dan kereta penolong dari Stasiun Medan untuk mengevakuasi rangkaian yang terdampak. Pada pukul 19.04 WIB, proses evakuasi berhasil dilakukan setelah as roda lokomotif dan kereta bagasi kembali dinaikkan ke jalur.
Lokomotif yang rusak selanjutnya dibawa ke Balai Yasa Pulubrayan untuk diperbaiki, sedangkan rangkaian KA Putri Deli ditarik kembali ke Stasiun Medan guna menjalani pemeriksaan menyeluruh.
Selama proses penanganan, KAI menerapkan rekayasa pola operasi. Sebanyak 630 penumpang KA Putri Deli tujuan Tebing Tinggi, Kisaran, dan Tanjungbalai dialihkan menggunakan 10 unit bus dari Stasiun Lubuk Pakam menuju Stasiun Perbaungan untuk melanjutkan perjalanan. Sementara 550 penumpang KA Putri Deli tujuan Medan juga diangkut menggunakan bus dari Perbaungan menuju Medan.
Editor: Ismail