get app
inews
Aa Text
Read Next : Kakanwil Imigrasi Sumut Cek Kesiapan Layanan Paspor dan Izin Tinggal di Padang Sidimpuan

Sentuh Sisi Kemanusiaan, Imigrasi Medan Jemput Bola Layani Paspor Lansia Sakit di RS Murni Teguh

Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:14 WIB
header img
Kebutuhan akan dokumen perjalanan acapkali muncul di tengah situasi darurat yang tidak terduga, termasuk saat seseorang tengah berjuang melawan penyakit di ranah perawatan medis. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - Kebutuhan akan dokumen perjalanan acapkali muncul di tengah situasi darurat yang tidak terduga, termasuk saat seseorang tengah berjuang melawan penyakit di ranah perawatan medis. Merespons kondisi darurat tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan bergerak cepat menghadirkan layanan inovatif IMED-LARASATI (Imigrasi Medan-Layanan Rumah Sakit Sepenuh Hati) langsung di ruang rawat inap RS Murni Teguh Medan pada Kamis (9/7/2026).

Layanan jemput bola ini diberikan kepada seorang pemohon lansia berinisial MS (78) beserta pihak keluarga yang mendampingi.

Proses pelayanan bermula ketika keluarga pemohon mendatangi bagian Customer Care Kantor Imigrasi Medan pada Rabu (8/7/2026). Berdasarkan keterangan medis, MS didiagnosis menderita Perdarahan Saluran Makan Bagian Atas (PSMBA) serta Anemia berat, sehingga kondisinya sama sekali tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor imigrasi.

Melihat urgensi tersebut, petugas langsung mengarahkan pihak keluarga untuk mengakses program IMED-LARASATI. Hanya berselang sehari setelah seluruh dokumen persyaratan diverifikasi dan dinyatakan lengkap, petugas imigrasi langsung bergerak menuju RS Murni Teguh.

Di sela-sela proses perawatan medis, petugas melakukan pengambilan foto paspor serta perekaman data biometrik untuk perpanjangan paspor MS yang sebelumnya diterbitkan pada tahun 2020. Seluruh proses berjalan dengan lancar dan senyap tanpa mengganggu penanganan medis pasien.

Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Fajar Harry Murcahyo menegaskan bahwa program IMED-LARASATI merupakan komitmen nyata untuk memberikan hak pelayanan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

"Seluruh masyarakat memiliki hak yang sama dalam memperoleh pelayanan. Karena itu, kami memastikan masyarakat yang sedang menjalani perawatan medis maupun kelompok rentan tetap dapat mengakses layanan paspor tanpa kendala. Melalui IMED-LARASATI, petugas kami hadir langsung memberikan pelayanan yang cepat tapi tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Fajar.

Langkah ini juga menjadi bentuk pengejawantahan dari instruksi Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, lewat semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'. Melalui visi tersebut, setiap inovasi diarahkan untuk memangkas jarak dengan masyarakat dan memastikan tidak ada warga negara yang kehilangan hak atas dokumen perjalanan akibat keterbatasan fisik maupun kesehatan.

Apresiasi mendalam datang dari pihak keluarga pasien. Rebekka Dosma Sinaga (35), putri kandung dari MS, mengaku sangat terbantu dan lega atas respons cepat serta transparansi yang ditunjukkan oleh petugas Imigrasi Medan.

Rebekka membeberkan bahwa paspor tersebut sangat krusial karena akan digunakan sebagai dokumen perjalanan utama guna membawa sang ayah menjalani pengobatan lanjutan secara optimal di luar negeri.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Imigrasi Medan atas pelayanan yang diberikan. Seluruh prosesnya berjalan cepat, petugas sangat responsif dalam memberikan penjelasan, dan kami tidak dipungut biaya apa pun di luar ketentuan yang berlaku. Kehadiran layanan ini benar-benar memberikan kemudahan bagi keluarga kami di tengah kondisi yang sedang dihadapi," ungkap Rebekka penuh syukur.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut