Jangan Asal Ikut Tren, Ini Tips Memilih Perawatan Kolagen agar Hasilnya Natural
MEDAN, iNewsMedan.id – Tren perawatan wajah berbasis stimulasi kolagen terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat untuk mendapatkan kulit yang sehat dan tampak awet muda. Namun, pakar mengingatkan agar masyarakat tidak hanya tergiur tren, melainkan memperhatikan aspek keamanan, kualitas produk, dan kompetensi tenaga medis.
Pendiri Dr. Elfin Skincare, dr. Elfin, M.Biomed (AAM), mengatakan perawatan kulit sebaiknya tidak hanya mengejar hasil instan, tetapi juga mampu memperbaiki kualitas kulit dalam jangka panjang.
"Kami selalu mencari solusi yang tidak hanya memberikan hasil instan, tetapi juga membantu memperbaiki kualitas kulit untuk jangka panjang. Pasien saat ini cenderung menginginkan hasil yang natural dan elegan," ujarnya.
Menurutnya, salah satu pendekatan yang kini berkembang adalah perawatan berbasis stimulasi kolagen. Metode ini bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen alami sehingga membantu meningkatkan kekencangan kulit, memperbaiki kualitasnya, serta memberikan efek peremajaan tanpa mengubah bentuk wajah secara berlebihan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan memastikan produk yang digunakan telah melalui pengujian dan memiliki standar kualitas yang jelas. Co-Founder Dr. Elfin Skincare, dr. Jeffri Setiawan, Dipl.AAAM, mengatakan setiap teknologi maupun produk yang digunakan seharusnya melewati proses seleksi yang ketat.
"Proses pemilihan dilakukan mulai dari standar kualitas internasional, verifikasi registrasi produk di skala global, hingga observasi langsung pada kongres internasional untuk memastikan produk tersebut tersertifikasi secara independen," kata dr. Jeffri.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah perawatan tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga diagnosis yang tepat serta teknik tindakan yang dilakukan tenaga medis berkompeten.
Sementara itu, Country Leader Nordberg Medical Indonesia, Eka Meliasari Khu, menilai kolaborasi antara penyedia teknologi dan dokter menjadi faktor penting dalam memberikan hasil yang optimal kepada pasien.
"Kami membutuhkan kolaborasi dengan dokter yang memiliki pemikiran kritis berbasis sains, kemampuan teknis injeksi yang terasah, jiwa seni, serta komunikasi yang baik dengan pasien," ujarnya.
Pengalaman pasien juga menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih klinik kecantikan. Ching Lia, yang mengaku telah menjalani perawatan selama 17 tahun, mengatakan konsultasi yang sesuai dengan kondisi kulit membuat hasil perawatan terlihat lebih alami.
"Dokter selalu memberikan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan karakter saya, sehingga kecantikan terpancar secara natural," tuturnya.
Hal senada disampaikan Melly Tan yang merasakan manfaat perawatan kulit setelah melahirkan.
"Perawatan ini membantu saya bertransformasi dan menjaga kondisi kulit setelah proses persalinan," katanya.
Belakangan, teknologi stimulator kolagen berbahan Poly-L-Lactic Acid (PLLA) generasi terbaru mulai diperkenalkan di Indonesia. Salah satunya adalah JULAINE yang sebelumnya meraih penghargaan Best Regenerative Aesthetic Solutions pada ajang AMWC Monaco 2026 dan dijadwalkan hadir di Indonesia pada Agustus mendatang.
Editor : Ismail