Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 1,5 Miliar Serangan Siber Terjadi, Indonesia Butuh White Hat Hacker
Advertisement . Scroll to see content

Empat Pilar Pertahanan Siber untuk Menghadapi Ancaman di Era Cloud

Senin, 29 Juni 2026 | 13:07 WIB
  • author Jafar
Empat Pilar Pertahanan Siber untuk Menghadapi Ancaman di Era Cloud
Associate Director IT & Digital BDO Indonesia, Reza Aminy, memaparkan empat pilar ketahanan siber untuk menghadapi ancaman di era cloud. Foto: Istimewa

Untuk menghindari kerugian besar dan mengadopsi teknologi baru dengan percaya diri, organisasi harus beralih dari pertahanan manual ke postur keamanan yang otomatis dan tangguh. Reza Aminy memaparkan empat pilar utama:

1. Kontrol Berbasis Identitas dan Konteks: Organisasi wajib menggunakan autentikasi multifaktor (MFA) berbasis perangkat keras yang tahan terhadap phishing, serta akses berbasis konteks untuk memastikan hanya pengguna terverifikasi pada perangkat aman yang dapat mengakses data sensitif.

2. Otomatisasi Pertahanan: Tim keamanan harus beralih dari penambalan (patching) manual ke pertahanan otomatis, seperti menggunakan Web Application Firewall (WAF) untuk memblokir ancaman di sisi tepi (edge) sebelum pembaruan perangkat lunak diterapkan.

3. Modernisasi Respons Insiden: Karena aktor ancaman modern kerap menghancurkan log dan cadangan data, organisasi harus menerapkan pipeline respons insiden cloud yang otomatis. Integrasi analisis yang diperkuat AI dapat memangkas waktu penahanan ancaman dari hitungan hari menjadi hanya beberapa menit.

4. Budaya Keamanan Mendalam: Manajemen risiko siber harus dijalin erat ke dalam budaya perusahaan, memastikan karyawan menjadi lini pertahanan pertama melawan rekayasa sosial dan ancaman berbasis AI.

BDO di Indonesia berkomitmen mendampingi organisasi dalam membangun ketahanan siber melalui penerapan kerangka kerja manajemen risiko yang terformalisasi. Dengan mengidentifikasi aset kritis dan kerentanan, BDO Indonesia memandu perusahaan menerapkan kontrol keamanan yang kuat guna melindungi infrastruktur digital. Pendekatan ini mencakup pelatihan karyawan, pemantauan berkelanjutan, dan pengujian berkala agar perusahaan siap menghadapi ancaman masa depan.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut