Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : UISU Jadi Satu-satunya Kampus di Sumut yang Dilirik BPKH untuk Sosialisasi Keuangan Haji
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Baik, Calon Jemaah Haji 2022 Tidak Dibebankan Biaya Tambahan Rp4,8 Juta

Kamis, 14 April 2022 | 04:00 WIB
  • author Felldy Utama, Dimas Choirul
Kabar Baik, Calon Jemaah Haji 2022 Tidak Dibebankan Biaya Tambahan Rp4,8 Juta
Ibadah haji. (Foto: Ilustrasi/Ist) 

JAKARTA, iNews.id - Biaya calon jemaah haji 2022 tidak dibebankan tambahan senilai Rp4,8 juta. Tapi, biaya haji tahun 2022 naik menjadi Rp39,8 juta dibandingkan tahun 2020 lalu sebesar Rp35 juta. 

"Jadi calon jamaah haji tidak akan menambah setoran satu rupiah pun," kata Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto dalam jumpa persnya, di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (13/4/2022). 

Dia menjelaskan, alokasi Virtual Account (VA) Jemaah lunas tertunda sampai dengan Juni 2022 adalah rata-rata Rp4,69 juta per jemaah menjadi sumber pelunasan Bipih 2022. Dengan catatan pengelolaan setoran lunas tunda 2021 dan 2022 dilakukan oleh BPKH sesuai dengan ketentuan dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 494 tahun 2020 diktum Kedua huruf b dan c. 

Selanjutnya, sumber dana tambahan alokasi Virtual Account Jemaah lunas tertunda berasal dari akumulasi nilai manfaat BPKH sampai dengan tahun 2021 dari nilai manfaat BPKH tahun 2022. Kemudian, tambahan alokasi Virtual Account BPKH tahun 2021 dihitung sebesar 3,33 persen terhadap nilai manfaat 2021 atau rata-rata sebesar Rp1,58 juta per jemaah. 

"Sedangkan alokasi Virtual Account BPKH tahun 2022 untuk Jemaah lunas tunda sebesar 0,65 persen terhadap target nilai manfaat BPKH tahun 2022 atau sebesar Rp300.000 per jemaah, sehingga alokasi Virtual Account BPKH total rata-rata Rp4,69 juta per jemaah lunas tunda terpenuhi," ujarnya.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut