get app
inews
Aa Text
Read Next : Masyarakat Adat Dairi Minta Perempuan Tak Dijadikan Alat Kampanye Antitambang

Petani dan Pemilik Kolam di Dairi Dapat Pelatihan, Budidaya Ikan hingga Kopi Mulai Digarap Serius

Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:57 WIB
header img
Petani dan Pemilik Kolam di Dairi Dapat Pelatihan, Budidaya Ikan hingga Kopi Mulai Digarap Serius. Foto; Istimewa

DAIRI, iNewsMedan.id- Harapan baru mulai tumbuh di sejumlah desa di Kabupaten Dairi. Puluhan petani dan pemilik kolam kini mendapat pelatihan intensif untuk mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar hingga agribisnis kopi, kakao, dan durian demi mendongkrak penghasilan masyarakat.

Sebanyak 13 pemilik kolam ikan di Desa Polling Anak mengikuti pelatihan budidaya perikanan air tawar yang digelar sejak April 2026. Dalam pelatihan itu, peserta dibekali teknik standarisasi kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, hingga pola budidaya berkelanjutan agar hasil panen lebih maksimal.

Program tersebut lahir dari usulan pemerintah desa yang kemudian melibatkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan. Selain pelatihan, peserta juga mendapat dukungan sarana seperti keramba ikan, saluran air, benih ikan bersertifikat, hingga pakan berkualitas.

Chief Legal and External Relation Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertanian tradisional.

“Melalui pelatihan budidaya perikanan air tawar ini, kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha yang lebih produktif dan mandiri,” ujarnya.

Tak hanya sektor perikanan, penguatan ekonomi warga juga diarahkan ke sektor agribisnis. Sebanyak 47 petani terpilih di Sopogadong mendapat pelatihan teknis budidaya kopi, kakao, dan durian dari total sekitar 200 kandidat program tahun 2025.

Pelatihan itu mencakup teknik peningkatan produktivitas tanaman, pengendalian hama, hingga penggunaan pupuk dan vitamin tanaman. Program dijalankan bersama Dinas Pertanian, pemerintah desa, kelompok tani, serta para penyuluh lapangan.

Wilayah operasional perusahaan memang dikenal sebagai salah satu sentra kopi robusta di Sumatera Utara. Potensi tersebut dinilai masih bisa dikembangkan lebih jauh jika petani mendapat pendampingan dan akses pasar yang memadai.

Melalui program tersebut, Desa Polling Anak diharapkan bisa berkembang menjadi sentra budidaya ikan air tawar yang produktif sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut