Liburan Makin Tenang dengan Proteksi yang Menyatu Saat Pesan Tiket
JAKARTA, iNewsMedan.id - PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perlindungan perjalanan yang lebih relevan, mudah diakses, dan berbasis teknologi. Langkah ini diambil seiring dengan langkah strategis MSIG Asia yang menjalin kemitraan dengan Ancileo, sebuah perusahaan teknologi asuransi perjalanan yang berbasis di Singapura.
Inisiatif tersebut memperkuat kemampuan MSIG Indonesia dalam merespons kebutuhan proteksi masyarakat yang kini semakin dinamis dengan mobilitas tinggi.
Melalui kemitraan ini, MSIG bersama Ancileo akan menyajikan perlindungan perjalanan yang lebih personal, intuitif, serta mudah diakses, didukung dengan proses klaim yang lebih ringkas.
Solusi ini terintegrasi langsung ke dalam proses pemesanan perjalanan, baik melalui maskapai penerbangan, agen perjalanan daring (online travel agent/OTA), maupun platform lainnya. Dengan demikian, nasabah dapat memperoleh perlindungan secara mulus (seamless) tepat saat mereka merencanakan perjalanan.
Peran Ancileo dalam kolaborasi ini menjadi kunci untuk menghubungkan produk asuransi MSIG dengan berbagai platform perjalanan.
Melalui keunggulan teknologinya, Ancileo memungkinkan integrasi langsung antara sistem pemesanan perjalanan dengan layanan asuransi. Hasilnya, perlindungan dapat dihadirkan secara lebih efisien dan konsisten di berbagai segmen pasar. Pendekatan ini juga membantu mitra perjalanan untuk menyediakan layanan proteksi dengan lebih cepat tanpa melalui proses integrasi yang rumit.
Strategi terintegrasi ini dinilai sangat relevan dengan karakteristik pasar di Indonesia, di mana mobilitas masyarakat masih didominasi oleh perjalanan domestik yang tinggi.
Di tengah berbagai dinamika global yang memengaruhi perjalanan internasional, tren perjalanan domestik justru tetap menunjukkan performa yang positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Februari 2026 mencapai sekitar 91,14 juta perjalanan. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, mencerminkan bahwa aktivitas perjalanan di dalam negeri tetap kuat dan menjadi motor utama mobilitas masyarakat.
Dalam konteks tersebut, MSIG Indonesia melihat bahwa kebutuhan akan perlindungan perjalanan tidak lagi terbatas pada perjalanan ke luar negeri, tetapi juga semakin esensial untuk perjalanan domestik sehari-hari.
Editor : Jafar Sembiring