get app
inews
Aa Text
Read Next : Isak Tangis di Pemakaman Kopda Rico Pramudia, Si Buah Hati Masih Balita Panggil Ayah Berkali-kali

Pangdam IM Pimpin Pemakaman Kopda Rico, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Rabu, 29 April 2026 | 13:02 WIB
header img
Prajurit TNI mengusung peti jenazah Kopda (Anumerta) Rico Pramudia yang diselimuti bendera Merah Putih saat prosesi pemakaman militer di TMP Lubuk Pakam, Deli Serdang, Rabu (29/4/2026). Foto: istimewa

DELISERDANG, iNewsMedan.id- Prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, Kopda (Anumerta) Rico Pramudia, dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Lubuk Pakam, Deli Serdang, Rabu (29/4/2026). Ia gugur saat bertugas bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman. Keluarga yang hadir tak kuasa menahan tangis saat mengantar jenazah hingga ke liang lahat. Satu per satu menaburkan bunga di pusara, termasuk sang istri, Yulia Putri, yang terlihat terpukul.

Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen Joko Hadi Susilo, memimpin langsung upacara pemakaman. Jenazah Kopda Rico diusung dalam peti yang diselimuti bendera Merah Putih sebelum dimakamkan secara militer.

"Saya Mayjen Joko Hadi Susilo, atas nama negara dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan kepada persada Ibu Pertiwi jiwa dan raga, dan jasa-jasa almarhum," kata Mayjen Joko.

Ia menegaskan, negara menghormati pengorbanan Kopda Rico yang gugur dalam tugas. Karena itu, pemakaman di taman makam pahlawan menjadi bentuk penghormatan atas jasa-jasanya.

"Putra dari Bapak Pairin ini telah meninggal dunia demi kepentingan dan keluhuran negara serta bangsa," lanjut Joko.

Mayjen Joko menjelaskan, Kopda Rico merupakan prajurit di jajaran Kodam Iskandar Muda dengan jabatan Kabag SLT, Pokko Ton 3 Kipan A, Satuan Unit 114 Satria Musara, Brigif 25/Siwah. Ia dinyatakan gugur pada Jumat, 24 April 2026, pukul 14.32 WIB di Rumah Sakit Beirut, Lebanon.

"Kopda Rico telah gugur pada hari Jumat, tanggal 24 April 2026 pukul 14.32 WIB, di Rumah Sakit Beirut, Lebanon," beber Mayjen Joko.

Ia juga mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

"Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua, dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka," pungkasnya.

Tangis keluarga pecah saat penghormatan terakhir. Yulia tampak mematung di depan makam sambil mengelus nisan suaminya. Anak mereka yang masih balita beberapa kali memanggil ayahnya, menambah pilu suasana.

Prosesi pemakaman berlangsung sekitar satu jam sebelum para pelayat dan prajurit TNI meninggalkan lokasi. Keluarga kemudian beranjak pulang menggunakan bus dan kendaraan pribadi.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut