get app
inews
Aa Text
Read Next : Bersenjata Senapan Angin, Tiga Pria di Deli Serdang Aniaya Warga Saat Pasang Spanduk HUT RI

Tersinggung, Remaja 17 Tahun Tendang Motor Pengendara hingga Tewas di Belawan

Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB
header img
Remaja 17 tahun di Belawan ditangkap usai menendang motor pengendara hingga terjatuh dan tewas. Polisi menangkap pelaku kurang dari 4 jam setelah kejadian. Foto: Istimewa

BELAWAN, iNewsMedan.id — Nyawa seorang pengendara motor melayang usai terlibat insiden di Jalan KL Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Senin (27/4/2026) malam. 

Pelakunya, seorang remaja berusia 17 tahun, berhasil ditangkap polisi hanya beberapa jam setelah kejadian. Remaja berinisial MS (17) diamankan tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I. 

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 19.30 WIB. 

Saat itu korban MFR mengendarai sepeda motor bersama seorang saksi usai keluar dari Pajak Baru. Di waktu bersamaan, tersangka bersama seorang rekannya melintas dari arah berlawanan. 

Diduga terjadi cekcok singkat di jalan sebelum tersangka bertindak nekat. 

“Pelaku secara tiba-tiba menendang sepeda motor korban hingga korban terjatuh,” kata Agus, Selasa (28/4/2026). 

Benturan keras membuat korban mengalami luka serius di bagian kepala. Saksi sempat mengejar pelaku yang kabur ke arah pusat Kota Belawan, namun tak berhasil menemukannya. 

Saat kembali ke lokasi, korban ditemukan sudah terkapar dengan darah keluar dari telinga dan bagian belakang kepala. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit PHC Belawan, namun meninggal dunia saat menjalani penanganan medis. 

Menerima laporan kejadian, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tim gabungan dipimpin langsung Kasat Reskrim bersama Kasat Narkoba AKP A.R. Riza menyisir sejumlah lokasi hingga akhirnya menemukan keberadaan tersangka. 

MS ditangkap di rumah mertuanya. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit sepeda motor dan pakaian yang digunakan saat kejadian. 

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui aksinya dilakukan bersama seorang rekannya yang kini masih diburu. 

“Motif sementara karena tersangka tersinggung setelah korban berteriak ke arahnya saat berpapasan,” ujar Agus. 

Kini, di usia yang masih belia, MS harus berhadapan dengan proses hukum. Sementara polisi masih mengejar satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam penganiayaan maut tersebut.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut