Ngeri! Angkot di Medan Dibajak Begal Berparang, Dua Wanita Lompat Keluar Berujung Terluka Parah
MEDAN, iNewsMedan.id- Aksi begal terjadi di dalam angkutan kota, angkot nomor 81 di Medan, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Dua penumpang perempuan menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Korban masing-masing NNT (24), mahasiswa warga Simpang Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, dan EPH (24), karyawan apotek warga Griya Martubung I. EPH dilaporkan masih belum sadarkan diri akibat luka yang dialaminya.
Peristiwa begal angkot bermula saat kedua korban menaiki angkot dari kawasan Jalan Simpang Martubung. Saat melintas di sekitar Simpang Jalan KIM, seorang pelaku diduga melakukan aksi begal dengan mengancam penumpang menggunakan senjata tajam jenis parang.
Dalam situasi tersebut, kedua korban melompat dari angkot yang masih melaju di sekitar SPBU Simpang Kayu Putih. Akibatnya, keduanya mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis. EPH kini dirawat intensif di Rumah Sakit Mitra Medika.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, angkot terlihat melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat dikejar pengendara lain. Saat didekati, sopir angkot tampak berada di bawah ancaman parang yang ditempelkan ke lehernya.
Kondisi sopir hingga kini belum diketahui. Sementara itu, kedua korban dilaporkan kehilangan dua unit ponsel dan sejumlah barang berharga lainnya.
Polsek Medan Labuhan telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan. "Kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang melakukan aksi tersebut," ujar Kanit Reskrim Medan Labuhan, IPTU Dr. Nodi, Rabu (8/4).
Editor : Ismail