Lebaran 2026: Penumpang Bandara Kualanamu Tembus 208 Ribu Orang
DELI SERDANG, iNewsMedan.id - PT Angkasa Pura Aviasi mencatat kinerja operasional Bandar Udara Internasional Kualanamu selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026 (H-8 hingga H) menunjukkan tren positif dan stabil. Pertumbuhan ini terlihat signifikan pada pergerakan penumpang serta operasional penerbangan dibandingkan periode sebelumnya.
Berdasarkan data operasional periode 13–21 Maret 2026, total realisasi penerbangan mencapai 1.464 pergerakan. Angka ini terjaga stabil jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2025, yang mencerminkan konsistensi operasional selama masa angkutan Lebaran.
Pergerakan penumpang tercatat sebanyak 208.030 orang, menunjukkan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi. Capaian ini memperlihatkan tingkat pemulihan yang kuat, yakni mencapai 102,6% dibandingkan kondisi tahun 2019 atau periode sebelum pandemi.
Di sektor logistik, realisasi kargo tahun 2026 tercatat sebesar 1.295 ton. Secara umum, kinerja kargo berada pada jalur pemulihan yang sangat baik dengan tingkat recovery mencapai 139,5% terhadap capaian tahun 2019.
Secara operasional, tingkat utilisasi bandara menunjukkan performa yang solid:
- Realisasi penerbangan: Mencapai 94,8% dari total jadwal yang tersedia.
- Okupansi penumpang: Mencapai 88,4% dari total kapasitas kursi yang tersedia.
Data trafik menunjukkan bahwa rute domestik dan regional mendominasi perjalanan. Lima destinasi utama dari Bandara Kualanamu adalah Jakarta (CGK), Kuala Lumpur (KUL), Penang (PEN), Batam (BTH), dan Singapura (SIN). Hal ini mempertegas posisi Kualanamu sebagai hub utama di wilayah barat Indonesia.
Plt. Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, menyampaikan bahwa capaian ini adalah indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara.
"Trafik Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan kinerja yang baik dan stabil. Tingkat pemulihan yang telah melampaui periode pra-pandemi menjadi sinyal positif bagi industri penerbangan," ujar Dedy, Minggu (22/3/2026).
Pihak manajemen memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026, dengan estimasi pergerakan penumpang mencapai 26.495 orang. Langkah antisipatif telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasional pada periode tersebut.
Selain fokus pada operasional, Bandara Kualanamu juga menghadirkan nuansa religius bagi pengguna jasa. Pada H-2 Lebaran, penumpang disuguhi tarian sufi sebagai bagian dari aktivasi layanan tematik Ramadan. Selain itu, kegiatan Halalbihalal juga digelar di area terminal setelah pelaksanaan shalat Idulfitri untuk mempererat kebersamaan antara pemangku kepentingan dan penumpang.
PT Angkasa Pura Aviasi terus memastikan kesiapan melalui koordinasi lintas sektoral dan pemantauan waktu nyata (real-time) di Posko Terpadu guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh penumpang.
Editor : Jafar Sembiring