get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Mau Tersandung Kasus, PLN Sumut Gandeng Kejati Perkuat Kepatuhan Hukum

Listrik Sumut Aman Saat Ramadan dan Lebaran, Cadangan Daya Masih 113 MW

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:18 WIB
header img
Direktur Teknologi, Enjinering dan Keberlanjutan saat melakukan pengecekan kondisi kelistrikan 150 kV di Control Centre sistem kelistrikan Sumatera. (Foto: Istimewa).

MEDAN, iNewsMedan.id – Pasokan listrik di Sumatera Utara selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah diklaim dalam kondisi aman. PT PLN menyebut sistem kelistrikan saat ini masih memiliki cadangan daya sekitar 113 megawatt (MW) untuk menopang kebutuhan masyarakat selama periode siaga.

Klaim itu disampaikan saat Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, meninjau langsung kesiapan sistem kelistrikan di wilayah kerja PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara di Medan.

Dalam pengecekan tersebut, manajemen PLN memantau sejumlah pusat pengendalian sistem listrik, mulai dari ruang kontrol sistem transmisi hingga pusat kendali distribusi yang memonitor kondisi jaringan secara real time.

“Monitoring sistem dilakukan terus-menerus dan pemeliharaan jaringan sudah dipercepat agar pasokan listrik tetap stabil selama Ramadan sampai Idulfitri,” kata Haryadi.

Secara sistem, daya mampu listrik di Sumatera Utara saat ini tercatat 2.323 MW, sementara beban puncak berada di kisaran 2.210 MW. Artinya, ruang cadangan yang tersisa sekitar 113 MW.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan cadangan tersebut dinilai masih cukup untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik selama Ramadan, terutama pada malam hari saat aktivitas ibadah meningkat.

“Secara sistem masih aman. Cadangan daya tersedia untuk mengantisipasi kebutuhan listrik masyarakat,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi gangguan, PLN menyiagakan 3.318 personel di seluruh wilayah Sumatera Utara. Selain itu, perusahaan listrik negara itu membuka 384 posko siaga yang dilengkapi berbagai peralatan darurat.

Peralatan yang disiapkan antara lain 135 genset, 96 unit gardu bergerak, 55 UPS, serta ratusan kendaraan operasional guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan listrik.

PLN juga memprioritaskan pengamanan pasokan listrik di 54 lokasi strategis, termasuk tiga bandara dan 34 masjid besar yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan ibadah selama Ramadan dan pelaksanaan salat Idulfitri.

Sejumlah masjid yang masuk pengamanan antara lain Masjid Raya Al‑Mashun, Masjid Agung Medan, dan Masjid Al‑Jihad Medan.

PLN menargetkan pasokan listrik tetap stabil selama periode Ramadan hingga arus mudik dan perayaan Idulfitri berlangsung. Namun dengan cadangan daya yang tidak terlalu besar, keandalan sistem sangat bergantung pada stabilitas jaringan dan minimnya gangguan pembangkit.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut