Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Asuransi Bukan Cuma Soal Bayar Klaim, Pahami Hak dan Risiko Sejak Awal
Advertisement . Scroll to see content

Kinerja Perbankan Sumut Terjaga Positif

Kamis, 12 Maret 2026 | 18:46 WIB
  • author Isnaini Kharisma
Kinerja Perbankan Sumut Terjaga Positif
OJK Sumut mengungkapkan bahwa kinerja perbankan terjaga positif pada 2025. Foto: Isnaini Kharisma/iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id - Kinerja perbankan di Sumatera Utara (Sumut) terjaga positif dengan aset, dana pihak ketiga (DPK) dan kredit mengalami kenaikan dibanding posisi yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menilai kondisi tersebut menunjukkan industri perbankan di Sumut masih berada dalam kondisi aman dan cukup kuat untuk menghadapi berbagai potensi risiko ekonomi ke depan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara, Muttaqien mengatakan, posisi Desember 2025 total aset perbankan di Sumatera Utara mencapai Rp356,34 triliun atau tumbuh 2,90 persen. Dana pihak ketiga (DPK) Rp332,69 triliun yoy, naik 2,83 persen yoy.

"Untuk total kredit tercatat sebesar Rp312,19 triliun atau tumbuh 4,13 persen yoy secaravahunan. Pangsa perbankan Sumatera Utara secara nasional berada di kisaran 3,64 persen," kata Muttaqien didampingi Wan Nuzul Fachri selaku Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sumut dan Yusri selaku Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sumut di Medan, Kamis (12/3/2026).

Muttaqien menjelaskan, untuk rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) perbankan pada Desember 2025 tercatat sebesar 1,86 persen, meningkat sekitar 30 basis poin dibandingkan Desember 2024.

“Meski demikian, kondisi ini masih berada dalam batas aman,” jelas Muttaqien.

Lebih lanjut, dari sisi penyaluran kredit, lima sektor terbesar di Sumut masih didominasi industri pengolahan, pertanian, kehutanan dan perikanan, perdagangan, konstruksi, serta pengadaan listrik dan air. Sementara sektor yang mencatat pertumbuhan kredit tertinggi antara lain pengelolaan air, aktivitas penyewaan, administrasi pemerintahan, serta sektor kesehatan.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut