Tren Burger Premium Ikut Meramaikan Gaya Nongkrong di Medan
MEDAN, iNewsMedan.id- Lanskap kuliner Medan terus berkembang dengan masuknya berbagai tren makanan dari kota-kota besar. Salah satu yang mulai terlihat adalah tren craft burger, konsep burger yang menekankan kualitas bahan, teknik memasak, dan komposisi rasa yang lebih serius dibanding burger cepat saji biasa.
Belakangan, sejumlah brand burger yang sebelumnya populer di Jakarta mulai membuka gerai di Medan. Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar kuliner kota tersebut semakin terbuka terhadap ragam makanan modern, seiring tumbuhnya komunitas pecinta kuliner dan gaya hidup nongkrong di pusat perbelanjaan.
Salah satu yang terbaru hadir adalah MOGUL, brand burger yang sebelumnya dikenal di Jakarta dan kini membuka gerai di Sun Plaza. Kehadiran brand ini menambah pilihan burger bergaya craft di kota yang selama ini lebih dikenal dengan kuliner khas seperti soto, mie, hingga aneka makanan berbumbu kuat.
Konsep craft burger sendiri mengedepankan bahan yang relatif sederhana tetapi berkualitas, seperti daging sapi tanpa campuran bahan pengisi, roti burger yang dibuat khusus, serta proses memasak yang dilakukan setelah pesanan masuk. Pendekatan ini mengikuti tren global yang memposisikan burger sebagai makanan kasual dengan kualitas yang lebih serius.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren ini berkembang pesat di Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia. Burger tidak lagi sekadar makanan cepat saji, tetapi mulai diperlakukan seperti hidangan utama dengan perhatian pada komposisi bahan dan teknik memasak.
Di Medan, perkembangan gaya makan seperti ini juga sejalan dengan perubahan pola konsumsi generasi muda yang gemar mencoba tempat makan baru. Pusat perbelanjaan dan kawasan nongkrong kini menjadi ruang munculnya berbagai konsep kuliner modern, mulai dari kopi spesialti hingga burger bergaya artisan.
Selain burger, beberapa tempat makan juga mulai memberi perhatian pada menu pendamping seperti kentang goreng yang dibuat dari kentang segar, bukan produk beku. Pendekatan ini menjadi bagian dari tren kuliner yang lebih menonjolkan bahan lokal dan proses memasak yang lebih segar.
Pengamat kuliner menilai kehadiran brand-brand baru ini memperkaya pilihan makanan di Medan tanpa menggeser dominasi kuliner lokal yang sudah kuat. Justru, keberagaman tersebut memperlihatkan bagaimana kota ini terus beradaptasi dengan tren makanan global sambil tetap mempertahankan identitas kulinernya sendiri.
Editor : Ismail