get app
inews
Aa Text
Read Next : Presiden Prabowo Tetapkan Saiful Hidayat Jadi Dirut Baru BPJS Ketenagakerjaan

Klaim JHT Dominasi Pembayaran BPJamsostek Sumbagut: Rp3,2 Triliun!

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:29 WIB
header img
BPJS Ketenagakerjaan. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025 telah membayarkan klaim peserta BPJamsostek sebesar Rp3,9 triliun.

Nominal tersebut berasal dari 323.711 pengajuan dari kantor cabang jajaran wilayah Sumbagut yang tersebar di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, I Nyoman Suarjaya, menyampaikan bahwa angka paling besar berasal dari pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT).

Pada 2025, pengajuan terbesar itu berupa manfaat JHT, sebesar Rp3,2 triliun dari 229.611 proses klaim. Manfaat JHT BPJS Ketenagakerjaan berupa kumpulan iuran per bulan ditambah pengembangannya, sehingga tabungan yang didapat mengimbangi nilai inflasi ketika diambil di kemudian hari. 

"Setiap proses pengambilan/klaim manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan tidak dipungut biaya apa pun," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, I Nyoman Suarjaya, Selasa (10/3/2026).

Data total klaim manfaat program yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut pada tahun 2025 terdiri dari: program Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp3,2 triliun dari 229.611 pengajuan; program Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp391,4 miliar dari 16.980 pengajuan; program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp216,9 miliar dari 48.379 pengajuan; program Jaminan Pensiun (JP) senilai Rp75,5 miliar dari 4.454 pengajuan; serta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) senilai Rp32,9 miliar dari 15.080 pengajuan.

"Di 2025, kami telah menyampaikan hak berupa beasiswa pendidikan kepada 9.453 anak dengan total sebesar Rp39,5 miliar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pemerintah daerah, kejaksaan, media massa, elemen masyarakat, dan pihak-pihak yang membantu dalam penegakan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja," tambah I Nyoman.

Manfaat beasiswa tersebut meminimalisasi angka putus sekolah anak ketika tulang punggung keluarga telah meninggal dunia, yang menyebabkan terhentinya penghasilan rutin yang diterima oleh keluarga untuk pembiayaan kegiatan sekolah anak.

Manfaat beasiswa BPJamsostek diberikan setiap tahun dan nilai manfaatnya berbeda-beda menurut jenjang pendidikan anak. 

Anak yang bersekolah TK sampai dengan SD mendapatkan Rp1,5 juta/tahun. Anak yang bersekolah SMP mendapatkan Rp2 juta/tahun. Anak yang bersekolah pada jenjang SMA mendapatkan Rp3 juta/tahun.

Sementara itu, anak yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi (maksimal hingga S1) akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp12 juta/tahun.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut