get app
inews
Aa Text
Read Next : Revolusi Kerja Cerdas: Kini Hadir Teknologi AI Lokal yang Menjaga Privasi Tanpa Perlu Internet

Era Baru Pendidikan: Integrasi AI Kini Mudahkan Guru dan Siswa

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:00 WIB
header img
Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id - Menanggapi pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi pelajar masa kini, platform solusi pendidikan Kelas Pintar resmi melakukan serangkaian pembaruan pada layanan digitalnya. Inovasi ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem belajar digital yang lebih relevan dan adaptif terhadap karakteristik peserta didik saat ini.

"Kami memiliki komitmen kuat untuk berperan aktif dalam menyediakan solusi pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan terus berinovasi menghadirkan teknologi terbaru. Langkah ini kami ambil guna menjawab tantangan zaman sekaligus memenuhi kebutuhan generasi pelajar kita," ungkap Fernando Uffie, Founder dan CEO Kelas Pintar.

Salah satu fokus utama dalam pembaruan ini adalah pengadopsian Artificial Intelligence (AI) ke dalam sistem Kelas Pintar. Integrasi kecerdasan buatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan aktivitas belajar mengajar, mempermudah proses asesmen, hingga membantu siswa melakukan studi mandiri dengan cara yang lebih efektif dan efisien.

Uffie menambahkan bahwa pengaruh AI dalam kehidupan sehari-hari kini sudah sangat terasa. "Kami memandang hal ini sebagai tantangan sekaligus solusi bagi sektor pendidikan. Melalui pembaruan ini, kami berharap para pengguna dapat merasakan kemudahan dalam menjalankan seluruh aktivitas pembelajaran di dalam platform Kelas Pintar," jelasnya.

Pemanfaatan AI di platform ini diwujudkan melalui fitur-fitur yang dirancang khusus untuk guru dan murid. Di ruang kelas, terdapat fitur Classroom Activity Generator yang membantu guru merancang ide pembelajaran interaktif dan kolaboratif sesuai dengan fasilitas yang tersedia. Selain itu, guru juga dimudahkan dalam menyusun evaluasi melalui fitur Objective to Subjective yang secara otomatis mengubah soal pilihan ganda menjadi soal uraian, sehingga variasi soal meningkat tanpa memakan waktu lama.

Kemudahan asesmen juga didukung oleh fitur Subjective Paper Evaluation. Fitur ini memungkinkan guru memeriksa jawaban uraian siswa secara otomatis, sekaligus membantu memetakan kekuatan serta kelemahan murid berdasarkan jawaban mereka. Sementara untuk mendukung belajar mandiri, siswa dapat memanfaatkan Instant Doubt Solver. Melalui fitur ini, murid cukup mengunggah foto atau mengetik pertanyaan terkait materi sulit untuk mendapatkan jawaban beserta penjelasan instan dari AI.

"Kami akan terus mengembangkan berbagai fitur AI di masa mendatang. Harapannya, teknologi ini dapat mempercepat digitalisasi pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih berkualitas bagi semua pengguna," tambah Uffie.

Selain fitur cerdas, Kelas Pintar juga melakukan penyegaran pada sisi visual platform agar tampak lebih bersih, rapi, dan ringkas. Navigasi sistem dibuat lebih sederhana dan responsif demi kenyamanan pengguna. Perusahaan pun melakukan optimasi pada aspek keamanan data dan stabilitas sistem untuk memastikan proses belajar berjalan tanpa kendala teknis.

Uffie menjelaskan bahwa estetika dan kemudahan navigasi sangat krusial dalam mendukung fokus siswa. "Kami berharap perubahan tampilan ini membantu murid lebih berkonsentrasi saat belajar. Selain itu, kami juga ingin memudahkan para guru dalam mengakses platform sehingga mereka bisa lebih maksimal dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar sehari-hari," pungkasnya.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut