get app
inews
Aa Text
Read Next : Ngumpul Pas Bukber Puasa Ramadan Itu Sunah Gak Sih? Ini Jawabannya

Netizen Rangkap Ahli Falak Dadakan: Suara Imam dari Depan, Kiblat Jamaah Tarawih Enggak Akur

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:25 WIB
header img
Jamaah Taraweh salat beda arah kiblat. Tangkapan layar akun Reals Youtube @Trandsnesia

MEDAN, iNewsMedan.id- Jagat media sosial mendadak gaduh di awal Ramadhan 2026. Sebuah video yang memperlihatkan jamaah perempuan melaksanakan salat tarawih dengan arah kiblat berbeda-beda beredar luas dan memicu perdebatan sengit.

Rekaman singkat itu diunggah akun YouTube @trandsnesia dalam format reels. Dalam video tersebut, tampak beberapa jamaah berdiri dengan posisi yang sekilas tidak satu arah. Potongan gambar itulah yang kemudian memantik spekulasi dan polemik di kolom komentar.

Tak butuh waktu lama, warganet langsung membanjiri unggahan tersebut. Sebagian mempertanyakan keabsahan ibadah jika arah kiblat tidak seragam dalam satu saf.

Akun @Yusdistiraalfarazi menulis singkat, “Tidak sah salatnya.”

Komentar lain datang dari akun @Muhammadbastianbastian yang menyindir, “Itu mah lagi buram matanya..”

Perdebatan pun melebar. Ada yang menilai perbedaan itu fatal karena menghadap kiblat merupakan syarat sah salat. Namun tak sedikit pula yang menduga video tersebut menimbulkan ilusi optik akibat sudut pengambilan gambar atau posisi saf yang tidak lurus.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti lokasi dan waktu kejadian dalam video tersebut. Tidak ada keterangan resmi dari pengunggah terkait tempat ibadah maupun identitas jamaah yang terekam.

Dalam praktiknya, menghadap kiblat merupakan syarat sah salat bagi umat Islam, kecuali dalam kondisi tertentu seperti darurat atau ketidaktahuan arah secara pasti. Di Indonesia, penentuan arah kiblat umumnya dilakukan menggunakan kompas, aplikasi digital, hingga pengukuran resmi oleh petugas falak atau Kementerian Agama.

Fenomena video viral seperti ini kerap memicu kesimpulan cepat dari publik, padahal potongan rekaman belum tentu menggambarkan situasi secara utuh. Tanpa klarifikasi lengkap, perbedaan sudut pandang kamera bisa saja membuat barisan terlihat tak searah, meski sebenarnya masih dalam satu garis kiblat.

Ramadan yang seharusnya menjadi momentum khusyuk beribadah pun kembali diwarnai perdebatan di ruang digital.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut