get app
inews
Aa Text
Read Next : Kalau Sudah Tarawih, Masih Perlu Tahajud? Begini Penjelasannya

Scroll Makanan Saat Puasa Ramadan,  Cuma Ujian atau Bisa Jadi Makruh?

Jum'at, 20 Februari 2026 | 04:59 WIB
header img
Menu Takjil Buka Puasa untuk Jualan (Foto: Cookpad)

iNewsMedan.id- Ramadan itu unik. Perut lagi kosong, tapi timeline malah penuh konten makanan.

Dari gorengan crispy, dessert lumer, sampai es teh manis yang dishoot pakai slow motion 4K. Rasanya kayak ujian iman level expert.

Terus muncul pertanyaan klasik:

Scroll makanan pas puasa itu batal nggak sih?

Jawabannya: nggak batal. Tapi tetap ada catatannya.

Nggak Ada Makanan Masuk, Nggak Batal

Dalam fikih, pembatal puasa itu jelas: ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh secara sengaja.

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab menjelaskan bahwa puasa batal jika sesuatu masuk ke dalam rongga tubuh (jauf) dengan sengaja.

Artinya?

Lihat makanan → nggak batal

Bayangin sate kambing → nggak batal

Ngiler dikit → tetap sah

Karena yang bikin batal itu makan dan minum, bukan nonton.

Tapi Puasa Itu Bukan Cuma Soal Perut

Rasulullah bersabda:

“Puasa adalah perisai.”

(HR. Muhammad dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Menurut penjelasan Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari, puasa disebut perisai karena ia menjaga seseorang dari dorongan hawa nafsu.

Jadi bukan cuma nahan lapar, tapi juga nahan keinginan yang berlebihan.

Kalau scroll makanan bikin:

Gelisah seharian

Ibadah jadi nggak fokus

Emosi naik karena laper

Secara hukum memang nggak batal. Tapi secara kualitas? Bisa turun.

Hukum Bisa Berubah Tergantung Dampaknya

Dalam kaidah fikih dikenal prinsip bahwa sarana mengikuti hukum tujuan.

Ulama kontemporer seperti Yusuf al-Qaradawi menegaskan bahwa puasa itu latihan pengendalian diri, bukan cuma diet spiritual.

Maka status scroll makanan bisa beda-beda:

• Kalau biasa saja → mubah (boleh)

• Kalau bikin makin lapar dan nggak produktif → makruh

• Kalau sampai sengaja batal karena nggak tahan → berdosa

Jadi yang diuji bukan cuma perut, tapi kontrol diri.

Jadi Harus Gimana?

Simple.

Kalau kamu kuat mental, lihat konten makanan tetap chill, ibadah jalan, aman.

Tapi kalau tiap lihat video mukbang langsung buka jam dan ngecek waktu Maghrib tiap lima menit… mungkin itu tanda harus detox FYP dulu.

Karena Ramadan itu bukan cuma nahan haus, tapi juga nahan “scroll tanpa arah”.

Intinya

• Tidak membatalkan puasa

• Tidak ada dalil sahih yang menyebut haram

• Bisa mengurangi nilai puasa kalau berlebihan

• Kendali diri adalah kuncinya

Ramadan bukan soal seberapa lapar kamu, tapi seberapa bisa kamu mengendalikan diri.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut