Gebrakan Tahun Pertama, Rico-Zaki Berhasil Tarik Investasi Rp14,5 Triliun ke Medan
MEDAN, iNewsMedan.id - Menandai tepat satu tahun kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap (Rico-Zaki), wajah perekonomian Kota Medan menunjukkan catatan yang sangat progresif. Di tahun pertama ini, realisasi investasi di Kota Medan melesat jauh melampaui target awal, mencapai angka hampir 200 persen.
Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), target investasi tahun 2025 yang semula dipatok sebesar Rp7,635 triliun, secara mengejutkan terealisasi hingga Rp14,599 triliun pada akhir Triwulan IV. Lonjakan dua kali lipat ini dipandang sebagai bukti kuatnya kepercayaan investor terhadap visi pembangunan yang diusung Rico-Zaki.
Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Wan Azmi, menyebut capaian ini adalah hasil nyata dari penyederhanaan perizinan dan digitalisasi layanan.
"Digitalisasi sistem dan kepastian regulasi di tahun pertama kepemimpinan Rico–Zaki menjadi faktor kunci yang mendorong minat penanam modal secara signifikan," jelas Wan Azmi, Rabu (18/2/2026).
Investasi yang masuk ke Medan didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 54,8 persen, disusul Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 45,2 persen. Berikut adalah profil sebaran investasi di Kota Medan:
- Sektor Tersier (Jasa): 81,9% (Dominasi utama pada transportasi, telekomunikasi, hotel, dan restoran).
- Sektor Sekunder: 17,7%.
- Sektor Primer: (Porsi kecil).
Beberapa sektor primadona yang menyerap dana besar antara lain kawasan industri, perumahan, perkantoran, serta perdagangan. Hal ini selaras dengan posisi Medan sebagai pusat perdagangan dan jasa di wilayah barat Indonesia.
Capaian ekonomi ini bukan sekadar angka di atas kertas. Sepanjang tahun 2025, arus investasi yang masuk telah membuka lapangan kerja bagi 24.885 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di berbagai sektor.
Meski sempat mengalami penyesuaian di pertengahan tahun, tren investasi melonjak tajam pada Triwulan IV sebagai puncak akselerasi aktivitas usaha. Dari sisi investasi asing, negara-negara di kawasan Asia masih menjadi mitra strategis utama yang menanamkan modalnya di ibu kota Sumatera Utara ini.
"Kami optimistis momentum positif ini akan terus terjaga. Fokus kami ke depan adalah penguatan infrastruktur pendukung dan peningkatan kualitas pelayanan publik agar manfaat investasi ini benar-benar dirasakan langsung oleh warga Medan," pungkas Wan Azmi.
Tahun pertama Rico-Zaki kini menjadi fondasi kuat bagi arah pembangunan Medan yang lebih modern dan akuntabel di masa mendatang.
Editor : Jafar Sembiring