Setelah Bertahun-tahun Menunggu, 50 Keluarga di Rantau Prapat Ini Kini Menikmati Listrik
MEDAN, iNewsMedan.id— Sebanyak 50 keluarga prasejahtera di wilayah Rantau Prapat mendapat sambungan listrik gratis melalui Program Light Up The Dream (LUTD) yang dijalankan PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.
Program ini menyasar warga kurang mampu yang selama ini belum memiliki akses listrik resmi. Hingga 11 Februari 2026, PLN UP3 Rantauprapat telah merealisasikan penyambungan listrik kepada 32 keluarga. Sisanya, 18 keluarga, ditargetkan tersambung secara bertahap hingga akhir Februari 2026.
Penerima manfaat LUTD tersebar di sejumlah wilayah layanan, meliputi ULP Aek Nabara, Simpang Kawat, Aek Kota Batu, Aek Kanopan, Tanjung Balai, Labuhan Bilik, serta Rantauprapat Kota.
Pendanaan program ini bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN yang dihimpun melalui YBM. Selain sambungan listrik gratis, keluarga penerima manfaat juga menerima bantuan kebutuhan dasar sebagai bentuk dukungan sosial.
Salah satu penerima manfaat, Juli, mengaku kini keluarganya dapat beraktivitas lebih nyaman setelah rumahnya dialiri listrik. “Sekarang anak-anak bisa belajar malam hari tanpa khawatir gelap. Ini sangat membantu kami,” ujarnya, Kamis, 12 Februari 2026.
Manager PLN UP3 Rantauprapat, Dwita A.S., mengatakan kehadiran listrik diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dari sisi pendidikan dan produktivitas keluarga.
“Listrik bukan hanya penerangan, tetapi juga modal awal bagi warga untuk tumbuh dan mandiri,” katanya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa LUTD merupakan bagian dari upaya pemerataan akses energi di Sumatera Utara. Ia memastikan seluruh penyambungan dilakukan sesuai standar keselamatan dan ketentuan ketenagalistrikan yang berlaku.
Melalui Program Light Up The Dream, PLN UID Sumatera Utara terus memperluas akses listrik yang aman dan legal bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga di berbagai daerah.
Editor : Ismail