get app
inews
Aa Text
Read Next : Wujudkan Sinergi, Pertamina Bantu Siswa Terdampak Bencana di Aceh Raih Cita-cita

Medan Belawan Harus Aman! Pipa Minyak Bocor, Satu Sumbagut Bisa Repot Kalian

Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:38 WIB
header img
Pertamina menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menjaga infrastruktur energi. Foto: Dok. Pertamina

MEDAN, iNewsMedan.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Fuel Terminal (FT) Medan memperkuat pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan jalur pipa Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah ini dilakukan melalui sosialisasi keselamatan yang digelar di Aula Kantor Camat Medan Belawan, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi sebelumnya di Kelurahan Pekan Labuhan pada 3 Februari lalu. Acara tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan kecamatan, lurah, kepala lingkungan, masyarakat sekitar, serta aparat keamanan dari TNI dan Polri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga infrastruktur energi.

“Pengamanan objek vital nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan dan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami potensi risiko di sekitar jalur pipa BBM sekaligus mengetahui langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan indikasi gangguan maupun kondisi darurat,” jelas Fahrougi.

Fahrougi menambahkan bahwa sinergi antara Pertamina, aparat, dan warga adalah kunci keberlanjutan penyaluran energi. Menurutnya, FT Medan merupakan simpul distribusi strategis yang menentukan ketahanan energi di wilayah Sumbagut.

“Fuel Terminal Medan merupakan salah satu simpul distribusi energi strategis di wilayah Sumbagut. Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat, patroli pengamanan terpadu bersama aparat, serta peningkatan koordinasi lintas sektor. Upaya ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Pjs. Fuel Terminal Manager Medan, Ricky Haryanto, menyebutkan bahwa gangguan pada jalur pipa, seperti pencurian atau sabotase, dapat membahayakan keselamatan publik dan menghambat pasokan energi di Sumatera Utara hingga sebagian Aceh.

“Keberadaan objek vital nasional ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Dukungan masyarakat sekitar sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan jalur pipa agar distribusi energi tetap lancar serta keselamatan lingkungan bersama dapat terjaga,” tegas Ricky.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diimbau untuk proaktif melaporkan kondisi darurat atau tindakan ilegal di sekitar jalur pipa melalui nomor darurat/WhatsApp 0822-8209-0044.

Apresiasi datang dari warga setempat, salah satunya Rina, warga Kelurahan Belawan Bahari. Ia merasa lebih tenang dengan adanya pengamanan intensif di wilayahnya.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan pengamanan yang dilakukan. Kehadiran personel keamanan membuat lingkungan kami lebih aman. Kami berharap pengamanan ini dapat terus dipertahankan,” pungkasnya.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut