get app
inews
Aa Text
Read Next : HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri: PDIP Medan Teguhkan Komitmen Bela Wong Cilik

Demi Stabilitas Ekonomi Hasyim Minta Relokasi Pasar Sambas Tunggu Usai Lebaran

Rabu, 04 Februari 2026 | 17:49 WIB
header img
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, S.E., saat bertemu pedagang Pasar Sambas. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Medan meminta agar proses relokasi pedagang Pasar Sambas ditunda hingga akhir Maret 2026 atau usai perayaan Idulfitri. Hal ini bertujuan memberikan waktu yang manusiawi bagi para pedagang untuk mempersiapkan diri.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, S.E., menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pedagang tetap diberi ruang berjualan selama momentum hari besar keagamaan. Ia menegaskan bahwa pada dasarnya pedagang menghormati putusan hukum dan bersedia untuk pindah.

“Pedagang itu siap pindah, tapi jangan diburu-buru. Mereka perlu waktu. Apalagi ini menjelang Imlek dan Lebaran 2026, momentum penting bagi ekonomi pedagang kecil,” ujar Hasyim saat meninjau Pasar Sambas, Rabu (4/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Hasyim didampingi oleh Sekretaris Boydo H.K. Panjaitan, Bendahara Ustaz Fuad Akbar, serta sejumlah pengurus DPC lainnya seperti Felixianus Simbolon, Tumpal Napitupulu, Agus Setiawan, dan Hermanto Sagala. Turut hadir jajaran pengurus PAC Medan Kota dan Satgas Cakra Buana.

Hasyim, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, menilai aspirasi pedagang untuk menunda relokasi adalah hal yang wajar. Ia berkomitmen agar PDI Perjuangan terus mengawal permohonan tersebut hingga disetujui.

"Usulan penundaan itu adalah aspirasi dari pedagang, dan kami kira itu wajar, dan PDI Perjuangan mencoba agar permohonan pedagang disetujui," tambahnya.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut