get app
inews
Aa Text
Read Next : Doa Menyambut Ramadhan 2026, Singkat dan Padat Diamalkan para Sahabat Rasulullah

Perhatikan, Perilaku Seperti Ini Menjadi Sosok Paling Buruk di Sisi Allah saat Hari Kiamat 

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:46 WIB
header img
Dijauhi oleh sesamanya karena lisan yang tajam, ucapan yang keji, dan tutur kata yang menyakitkan. (Foto: Dennis Hong's/Okezone)

MEDAN, iNewsMedan.id - Dalam sebuah nasehat yang menggugah jiwa, Syaikh Sa'ad Al-Khatslan mengulas peringatan keras dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang sosok manusia yang menempati kedudukan terburuk di sisi Allah pada hari kiamat.

Bukan sekadar pelaku dosa besar yang kasat mata, melainkan mereka yang dijauhi oleh sesamanya karena lisan yang tajam, ucapan yang keji, dan tutur kata yang menyakitkan.

Fenomena ini sering kali diremehkan, padahal dampaknya sangat fatal. Luka yang digoreskan oleh kata-kata sering kali jauh lebih dalam dan sulit disembuhkan dibandingkan luka fisik.

Ketika seseorang sudah mencapai titik di mana orang lain merasa tidak aman dan memilih menghindar hanya untuk menjaga hati dari serangan lisannya, maka itulah tanda ia telah jatuh ke derajat manusia yang paling hina dalam pandangan Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri sepanjang dakwahnya paling banyak menerima ujian berupa serangan lisan—cacian, hinaan, dan fitnah—daripada gangguan fisik.

Hal ini menjadi cermin bagi setiap Muslim bahwa menjaga lisan bukan sekadar urusan etika, melainkan pondasi keselamatan di akhirat. Memperbaiki akhlak dan memperhalus tutur kata adalah jalan untuk menjauhkan diri dari predikat manusia terburuk dan meraih rida-Nya.

Semoga nasihat menjelang Ramadhan 2026 ini dapat menjadi jalan memperbaiki pribadi dan hubungan dengan sesama. 

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut