get app
inews
Aa Text
Read Next : Drama Kartu Merah, PSMS Medan Pulang Tanpa Poin dari Markas Bekasi City

Kemenangan di Depan Mata Sirna, PSMS Medan Tumbang di Menit Berdarah

Senin, 26 Januari 2026 | 08:44 WIB
header img
PSMS Medan gagal meraih poin penuh saat bertandang ke markas Garudayaksa FC. Foto: Dok. PSMS Medan

BOGOR, iNewsMedan.id - Tren kemenangan PSMS Medan resmi terhenti setelah dipaksa menyerah 1-2 oleh tuan rumah Garudayaksa FC dalam laga Liga 2 Championship di Stadion Pakansari, Minggu (25/1/2026). Sempat memimpin hingga sepuluh menit terakhir, skuat "Ayam Kinantan" harus pulang tanpa poin akibat kelengahan di masa injury time.

PSMS sebenarnya tampil disiplin dan berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-71 melalui sundulan Felipe Cadenazzi memanfaatkan umpan sepak pojok Dani Saputra. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan. Garudayaksa menyamakan kedudukan pada menit ke-79 dan membalikkan keadaan di menit ke-90+4 melalui gol Taufik Hidayat.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, tak menutupi kekecewaannya atas penurunan performa anak asuhnya pasca unggul satu gol. Menurutnya, pemain justru terlihat terbebani saat mencoba mempertahankan kemenangan.

“Pertandingan ini seru dan tidak mudah. Setelah kita unggul 1-0, tentunya tuan rumah mengejar ketertinggalan dengan memasukkan dua striker. Seharusnya kita tetap fokus, karena kalau unggul tapi tidak fokus, kita bisa kebobolan,” ujar Eko usai laga.

Eko menyoroti lini pertahanan yang belum siap menghadapi serangan balik lawan di menit-menit krusial.

“Gol-gol tadi terjadi dari transisi menyerang ke bertahan yang kurang siap. Ini jadi evaluasi ke depan. Masih ada pertandingan selanjutnya dan kami harus lebih siap meski hasil ini sangat menyedihkan, tapi inilah sepak bola," tambahnya.

Selain faktor teknis, Eko juga menyebut durasi pengecekan VAR yang lama turut memengaruhi konsentrasi pemain di lapangan.

“VAR kita terima keputusannya, tapi memang pertandingan jadi sering terhenti cukup lama. Penundaan itu sedikit banyak menurunkan fokus pemain, sangat disayangkan,” jelasnya.

Ia juga menekankan adanya penurunan mentalitas juang setelah tim unggul.

“Setelah unggul, pemain sedikit khawatir mempertahankan kemenangan, sebaliknya tuan rumah justru semakin ‘on’ untuk membalikkan keadaan. Seharusnya fokus sampai menit terakhir,” lanjut Eko.

Kekecewaan mendalam juga dirasakan oleh pemain PSMS, Nazar Nurzaidin. Ia menegaskan pentingnya evaluasi mandiri sebelum melakoni laga berikutnya.

“Kami kecewa dengan hasil sore ini. Secara pribadi saya akan introspeksi dan evaluasi diri. Setelah kembali ke Medan, kami harus fokus menatap pertandingan ke depan agar bisa meraih tiga poin,” tegas Nazar.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut