get app
inews
Aa Text
Read Next : Belasan Kali Beraksi, Sindikat Curanmor Jemaah Salat di Medan Dilumpuhkan Polisi

Modus Pacaran Online, Pria di Sunggal Tipu dan Gelapkan Motor Teman Kencan 

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:24 WIB
header img
Kapolsek Sunggal Kompol Muhammad Yunus Tarigan didampingi Kanitreskrim AKP Harles Richter Gultom memaparkan kasus penggelapan sepeda motor dengan modus aplikasi kencan saat gelar perkara di Mapolsek Sunggal, Medan, Rabu (21/1). Foto: iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id – Kenalan melalui aplikasi kencan berujung petaka. Seorang pria berinisial BR (30) ditangkap Polsek Sunggal setelah terbukti menggelapkan sepeda motor milik perempuan yang baru dikenalnya lewat aplikasi Tantan.

Aksi pelaku terjadi di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, pada September 2025 lalu. Korbannya, seorang warga Medan Helvetia berinisial RAS (24), tertipu bujuk rayu pelaku yang berpura-pura menjalin hubungan asmara.

Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan SH MH, mengatakan BR menjalankan aksinya dengan modus mendekati korban melalui aplikasi kencan hingga terjalin hubungan layaknya pasangan.

“Pelaku berpura-pura berpacaran, mengajak jalan-jalan, lalu menyuruh korban turun membeli sesuatu. Saat korban turun, sepeda motor langsung dibawa kabur,” ujar Muhammad Yunus Tarigan saat gelar perkara di Mapolsek Sunggal, Rabu (21/1/2026).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyebut BR bukan pemain baru. Berdasarkan pengakuannya, pelaku telah melakukan aksi serupa di lima lokasi berbeda, meski laporan resmi yang masuk baru satu kasus.

“Ini bukan sekali. Pengakuan tersangka, sudah lima kali melakukan penggelapan dengan modus yang sama,” tegasnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu BPKB sepeda motor Honda warna hitam dengan nomor polisi BK 5781 AFG.

 

Atas perbuatannya, BR dijerat dengan Pasal 492 dan/atau Pasal 486 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara.

Polsek Sunggal mengimbau masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih waspada saat berkenalan dengan orang yang baru dikenal melalui aplikasi kencan. Polisi menilai modus serupa berpotensi terus memakan korban jika tidak diantisipasi sejak awal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa pernah menjadi korban penipuan atau penggelapan dengan modus serupa agar segera melapor ke Polsek Sunggal,” kata Muhammad Yunus Tarigan.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan memperlihatkan tersangka kepada para pelapor untuk memastikan keterlibatan pelaku dalam kasus yang dialami korban.

“Nanti akan kami perlihatkan tersangka. Apabila benar, silakan melapor agar kasus ini bisa kami kembangkan,” pungkasnya.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut