get app
inews
Aa Text
Read Next : Atasi Kelangkaan di Aceh, Pertamina Distribusikan 20 Ribu Tabung LPG 3 Kg

Pasokan Energi Sumbagut Aman, Pertamina Tutup Satgas Nataru dengan Catatan Positif

Kamis, 15 Januari 2026 | 18:53 WIB
header img
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi menutup masa tugas Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi menutup masa tugas Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Selama periode yang berlangsung sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026 tersebut, Pertamina memastikan pasokan energi di lima provinsi wilayah Sumbagut tetap aman meski terjadi lonjakan mobilitas masyarakat.

Evaluasi akhir menunjukkan tren positif pada penyaluran energi, terutama pada sektor transportasi udara dengan kenaikan konsumsi Avtur hingga 17 persen dibandingkan rata-rata normal.

Dinamika konsumsi BBM dan LPG menunjukkan variasi signifikan di masing-masing provinsi:

Riau: Mencatat peningkatan konsumsi Gasoline (BBM bensin) tertinggi di Sumbagut mencapai 5,8 persen. Hal ini dipicu oleh tingginya mobilitas darat lintas provinsi selama libur akhir tahun.

Sumatera Utara: Menjadi wilayah dengan kenaikan konsumsi LPG tertinggi, yakni meningkat 2,2 persen, yang mencerminkan tingginya aktivitas rumah tangga dan UMKM selama masa perayaan.

Kepulauan Riau & Sumbar: Distribusi tetap stabil dengan pertumbuhan Gasoline di Kepri sebesar 2,0 persen dan Sumbar 0,2 persen, meskipun Sumbar sempat menghadapi tantangan kebencanaan.

Aceh: Penyaluran energi tetap terjaga andal meski terdapat kendala bencana di beberapa titik, dengan pasokan layanan publik yang terus berjalan tanpa hambatan berarti.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh mitra kerja atas kelancaran Satgas tahun ini.

"Meskipun dinamika konsumsi di tiap provinsi berbeda, secara keseluruhan pasokan BBM dan LPG dapat kami jaga tetap aman dan andal. Keberhasilan ini adalah hasil sinergi yang solid di lapangan," ujar Sunardi, Kamis (15/1/2026).

Walaupun masa Satgas telah berakhir, Pertamina menegaskan tidak akan mengendorkan pengawasan. Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Basuki Santoso, menjelaskan bahwa pola operasi kembali ke mode normal dengan tetap mempertahankan kewaspadaan tinggi.

"Evaluasi selama Satgas menjadi bekal penting untuk menjaga keandalan penyaluran ke depan, termasuk menghadapi dinamika cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi," jelas Basuki.

Saat ini, ketahanan stok BBM dan LPG di wilayah Sumbagut berada dalam status sangat aman dengan daya jangkau (coverage days) berkisar antara 6 hingga 36 hari ke depan.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut