get app
inews
Aa Text
Read Next : Maksud Hati Tutup Pintu Air, Pegawai Honorer Malah Tersedot Arus Hingga Meninggal Dunia

Niat Hati Pulang Naik Angkot, Remaja di Padangsidimpuan Justru Berpulang Akibat Tertimpa Pohon

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:47 WIB
header img
Siswa SMP Negeri 4 Padangsidimpuan meninggal dunia setelah tertimpa pohon besar yang tumbang secara tiba-tiba. Foto: Tangkapan Layar

PADANGSIDIMPUAN, iNewsMedan.id - Suasana pulang sekolah yang tenang di Jalan Raja Inal Siregar, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, berubah menjadi tragedi memilukan. Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Padangsidimpuan bernama Fadli, meninggal dunia setelah tertimpa pohon besar yang tumbang secara tiba-tiba, Selasa (13/1/2026).

Insiden nahas ini terjadi saat korban bersama tiga rekannya sedang beristirahat di depan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) sambil menunggu angkutan umum (angkot) untuk pulang ke rumah.

Berdasarkan rekaman video amatir warga di lokasi kejadian, korban terlihat tergeletak tak berdaya setelah batang pohon berukuran besar menghantam bagian kepalanya. Hal yang mengejutkan, peristiwa ini terjadi di tengah kondisi cuaca yang sedang cerah, bukan saat angin kencang atau hujan deras.

Kepala Lingkungan (Kepling) 8 Batunadua Jae, Hamzah, menjelaskan bahwa pohon tersebut diduga tumbang karena kondisinya yang sudah tidak layak.

"Anak SMP 4, ada empat orang baru pulang sekolah. Mereka istirahat di depan UMTS. Ternyata di sana ada kayu (pohon) yang sudah bolong di tengahnya. Sudah tua dan layak ditebang sebenarnya. Tiba-tiba jatuh dan mengenai salah satu anak, korban atas nama Fadli," ujar Hamzah, Kamis (15/1/2026).

Akibat hantaman keras pohon yang sudah lapuk tersebut, korban langsung tersungkur dan mengalami luka sangat serius di bagian kepala. Warga yang berada di lokasi sempat melarikan korban ke RSUD Padangsidimpuan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, nyawa remaja tersebut tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Korban diketahui merupakan warga Lingkungan 2, Kelurahan Batunadua Jae. Isak tangis menyambut kedatangan jenazah saat dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga rencananya akan menyemayamkan dan mengebumikan almarhum di lokasi tempat tinggalnya di Batunadua Jae.

Tragedi ini menjadi sorotan warga sekitar terkait keberadaan pohon-pohon tua di pinggir jalan protokol yang kondisinya sudah lapuk namun belum dilakukan perampingan atau penebangan oleh pihak terkait, sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut