Polisi Buru Pencuri yang Seret Bocah 9 Tahun di Medan Marelan
MEDAN, iNewsMedan.id - Aparat kepolisian bergerak cepat merespons aksi pencurian sadis yang mengakibatkan seorang bocah perempuan berusia 9 tahun terseret sepeda motor sejauh 100 meter di Medan Marelan. Tim gabungan dari lintas satuan kini tengah dikerahkan untuk memburu pelaku yang wajahnya telah teridentifikasi melalui rekaman CCTV.
Pengejaran ini dilakukan secara terpadu oleh personel Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, dan Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan.
Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon mengatakan bahwa pihak kepolisian telah memulai serangkaian penyelidikan intensif sejak kasus ini viral dan dilaporkan. Tim gabungan telah mendatangi lokasi kejadian di Gang Prabot, Kelurahan Rengas Pulau, untuk mengumpulkan bukti-bukti krusial.
"Tim sedang bekerja di lapangan untuk menangkap pelaku pencurian tersebut. Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban serta saksi-saksi dari pihak keluarga, mengumpulkan barang bukti, hingga mengamankan rekaman CCTV," ujar AKBP Siti Rohani, Senin (12/1/2026).
Ia menambahkan bahwa penyelidikan sudah menunjukkan kemajuan signifikan. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku berhasil diamankan oleh anggota kita yang saat ini masih terus menyisir keberadaan tersangka," tegasnya.
Pelaku diketahui menggunakan modus berpura-pura menawarkan barang untuk memantau situasi rumah yang sepi. Saat korban, seorang siswi kelas 3 SD, berada sendirian, pelaku masuk dan menggasak uang tunai serta ponsel. Tragisnya, saat dipergoki dan dikejar, pelaku tetap memacu kendaraannya meski korban berupaya menahan motor tersebut hingga terseret di aspal jalanan.
Ayah korban, Darfan, menyebutkan selain kehilangan sejumlah uang, anaknya mengalami luka fisik di bagian kaki serta trauma mendalam. Pakaian sekolah korban bahkan robek akibat gesekan aspal saat terseret demi mempertahankan ponsel milik orang tuanya.
Pihak keluarga dan warga sekitar berharap pelaku segera ditangkap untuk memberikan rasa aman, mengingat pelaku tergolong nekat karena melakukan aksinya di siang hari dan tega menyakiti anak di bawah umur.
"Kami berharap kepolisian segera menangkap pelaku agar tidak ada korban lain, terutama anak-anak yang menjadi sasaran kejahatan dengan modus seperti ini," harap Darfan.
Saat ini, tim gabungan masih melakukan pengejaran di beberapa titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian pelaku berdasarkan petunjuk dari rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Editor : Jafar Sembiring