Saat Ujian Datang, Ini Cara Menemukan Kebahagiaan Menurut Ulama
iNewsMedan.id- Kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari harta yang melimpah atau hidup tanpa ujian. Salah satu kunci penting untuk meraih ketenangan dan rasa bahagia adalah dengan membiasakan diri mengingat nikmat-nikmat Allah SWT, lalu mensyukurinya dengan sungguh-sungguh.
Dalam nasihatnya, Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny, MA menekankan bahwa kesedihan, termasuk akibat kehilangan harta, seharusnya tidak membuat seseorang larut dalam keputusasaan. Sebaliknya, umat Islam dianjurkan untuk kembali mengingat berbagai nikmat lain yang masih Allah karuniakan.
Menurutnya, di tengah ujian, seseorang masih bisa bersyukur karena imannya tetap terjaga, keluarga masih dilindungi Allah, serta kondisi hidup yang mungkin masih jauh lebih baik dibandingkan orang lain yang menghadapi cobaan lebih berat.
Ia mengingatkan bahwa seberat apa pun ujian yang dihadapi manusia, nikmat Allah SWT tetap tidak akan mampu dihitung. Hal tersebut sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah SWT:
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.” (QS. Ibrahim: 34)
Ayat ini menjadi pengingat bahwa ujian dan kesedihan bukanlah alasan untuk berhenti bersyukur. Justru dengan terus mengingat nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya, hati akan menjadi lebih lapang dan bahagia.
Ustadz Musyaffa’ menegaskan, rasa syukur tidak hanya cukup diucapkan dengan lisan, tetapi juga harus tercermin melalui perbuatan dan keikhlasan hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dengan mensyukuri nikmat Allah melalui lisan, anggota badan, dan hati, ia meyakini kebahagiaan akan lebih mudah hadir dalam kehidupan seorang hamba.
Editor : Ismail