Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggul Sungai Jebol Picu Banjir di Tapanuli Tengah, 150 Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

Hilang Kontak Ternyata Wali Kota Sibolga Jalan Kaki 4 Hari Menembus Longsor, Begini Kisahnya

Jum'at, 28 November 2025 | 19:45 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Hilang Kontak Ternyata Wali Kota Sibolga Jalan Kaki 4 Hari Menembus Longsor, Begini Kisahnya
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik. Foto: Dok

SIBOLGA, iNewsMedan.id – Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik, yang sempat hilang kontak sejak Selasa (25/11) setelah bencana banjir dan longsor menerjang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Kabar penemuan yang melegakan ini disampaikan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam konferensi pers terkait penanganan bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025).

Terjebak di Rute Longsor

Letjen Suharyanto menceritakan bahwa ia sempat berkomunikasi dengan Akhmad Syukri, yang kondisinya fisik terlihat lelah namun wajahnya segar. Ternyata, Akhmad Syukri terjebak di jalur longsor parah yang memutus akses antara Sibolga dan Tarutung.

"Beliau ngomong, 'Saya jalan kaki Pak 4 hari,'” ujar Suharyanto menirukan cerita Wali Kota tersebut.

Akhmad Syukri dilaporkan menempuh perjalanan panjang selama empat hari di rute yang kini menjadi fokus utama pembukaan akses oleh tim gabungan.

Kondisi Sehat dan Rencana Pertemuan

Kepala BNPB memastikan bahwa kondisi Wali Kota Sibolga "Alhamdulillah tidak ada masalah, sehat wal afiat," meskipun membutuhkan istirahat total akibat kelelahan.

Suharyanto menambahkan bahwa ia berencana bertemu langsung dengan Akhmad Syukri pada keesokan harinya untuk meninjau penanganan bencana di Kota Sibolga. Kisah perjuangan Wali Kota ini menjadi sorotan, menunjukkan betapa parahnya dampak bencana yang membuat seorang pemimpin daerah harus berjuang di tengah keterbatasan akses.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut