Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jarak Pandang Tinggal 1 Kilometer, Perjalanan Kereta Api di Sumut Belum Terganggu
Advertisement . Scroll to see content

Baru Sempat Gergaji, Dua Maling Besi Rel di Stasiun Pulu Brayan Dicokok Petugas

Sabtu, 19 Juli 2025 | 09:15 WIB
  • author Ismail
Baru Sempat Gergaji, Dua Maling Besi Rel di Stasiun Pulu Brayan Dicokok Petugas
Baru Sempat Gergaji, Dua Maling Besi Rel di Stasiun Pulu Brayan Dicokok Petugas. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id- Aksi dua maling besi di kawasan Gudang Bama, emplasemen Stasiun Pulu Brayan, Kota Medan, berhasil digagalkan oleh petugas keamanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara pada Kamis malam, 17 Juli 2025 sekitar pukul 23.00 WIB.

Kedua pelaku, yang tengah asyik memotong dan mengangkut besi rel menggunakan gergaji dan gunting seng, langsung dibekuk oleh tim pengamanan KAI yang sebelumnya telah mengendap di sekitar lokasi.

“Besi yang mereka curi merupakan aset negara yang wajib kita jaga. Ini adalah tindakan pidana dan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, Sabtu, 19 Juli 2025.

As’ad mengungkapkan bahwa akibat ulah para maling tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta. Namun lebih dari itu, ia menekankan pentingnya perlindungan terhadap aset kereta api yang berperan vital dalam kelancaran operasional.

Kronologinya, sekitar Kamis malam, petugas keamanan mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di area gudang. Saat patroli, mereka melihat sekelompok orang sedang memukul dan memotong besi rel. Tim pengamanan KAI pun segera melakukan pengintaian.

Beberapa saat kemudian, dua orang pelaku terlihat membawa besi curian. Tanpa menunggu lama, petugas langsung mengamankan keduanya di tempat kejadian. Pelaku berinisial DL (22) dan D (32) diserahkan ke Polsek Medan Timur bersama barang bukti berupa satu gergaji besi dan satu gunting seng.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut