Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lautan Warna di Asrama Haji Medan: 1.000 Anak Unjuk Kreativitas dalam Lomba Menggambar dan Mewarnai
Advertisement . Scroll to see content

Menggapai Baitullah dengan Peluh dan Doa: Kisah Perjuangan Ngatirah Tunaikan Ibadah Haji

Senin, 05 Mei 2025 | 11:16 WIB
  • author Jafar Sembiring
Menggapai Baitullah dengan Peluh dan Doa: Kisah Perjuangan Ngatirah Tunaikan Ibadah Haji
Menggapai Baitullah dengan Peluh dan Doa: Kisah Perjuangan Ngatirah Tunaikan Ibadah Haji. Foto: Jafar/iNewsMedan.id

"Selebih sisa uangnya ditabung, kadang Rp50 ribu," katanya lirih.

Perjalanan mewujudkan mimpi itu tak instan. Baru pada tahun 2013, setelah 44 tahun berlalu sejak pernikahan, Ngatirah memberanikan diri mendaftar haji. Saat itu, celengan yang ia jaga dengan penuh harap akhirnya dibongkar. 

"Tahun 2013 saya daftar haji setelah membongkar celengan dengan ada Rp14 juta dan itulah saya daftarkan untuk naik haji," kenangnya.

Namun, biaya haji yang terus mengalami penyesuaian mengharuskan Ngatirah kembali merogoh kocek. Dengan sabar, ia kembali menabung sedikit demi sedikit dari upah hariannya. 

"Saat ini umur saya 60 tahun, saya membayar dengan tiga kali nabung," ungkapnya, memperlihatkan keteguhan hatinya.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut