Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Empat Guru di Deliserdang Mengadu ke Presiden Prabowo Terkait Kasus Korupsi Dana BOS
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo: Buang Regulasi Tak Masuk Akal, Permudah Proses Perizinan

Rabu, 09 April 2025 | 08:00 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Prabowo: Buang Regulasi Tak Masuk Akal, Permudah Proses Perizinan
Presiden RI, Prabowo Subianto. Foto: Sekretariat Presiden/YouTube

JAKARTA, iNewsMedan.id - Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta para menteri Kabinet Merah Putih agar mempermudah proses perizinan bagi para pengusaha. Menurutnya, regulasi perizinan harus efisien.

"Buang semua regulasi yang tidak masuk akal, ya. Permudah semua proses untuk pengusaha," ucap Prabowo di acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

Prabowo juga mengaku heran dengan birokrat-birokrat yang kerap mengeluarkan peraturan teknis (pertek) lagi meski sudah ada keputusan presiden.

"Sudah dikeluarkan keputusan presiden, dia bikin lagi peraturan teknis, pertek-pertek, apa itu pertek-pertek. Kadang-kadang itu pertek-nya lebih galak daripada keputusan presiden," ujarnya.

"Pokoknya pertek dikeluarkan oleh kementerian harus seizin Presiden RI," kata Prabowo.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo meminta waktu untuk membuktikan hasil kinerja. Prabowo mengatakan, sejak pertama kali mengambil alih pemerintahan, pihaknya telah bekerja keras untuk rakyat dengan strategi dan keyakinan yang dimiliki.

Presiden menjelaskan, gagasan terbaik jika dijalankan tanpa awak yang andal tidak akan berhasil.

"Ini adalah fenomena hidup, tidak bisa kita tanam pohon lalu minta buahnya turun lusa, tidak mungkin, ini melawan hukum alam. Kita cari benih yang bagus, kita cari tanah yang cocok, kita harus ada sumber air, harus ada cuaca yang baik, kita tanam, rawat, baru hasilnya mungkin lima sampai enam tahun," kata Kepala Negara.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut