get app
inews
Aa Text
Read Next : Zakiyuddin Mulai Berkantor di RSUD Pirngadi Medan

RSUD Pirngadi Bantah Satpam Cekik Konten Kreator Aleh, Sebut Keributan Dipicu Jam Besuk

Sabtu, 05 April 2025 | 19:18 WIB
header img
Viral Video Konten Kreator Ribut di IGD RS Pirngadi, Ini Kronologinya. Foto: Tangkapan Layar

MEDAN, iNewsMedan.id-  Pihak RSUD Pirngadi Medan membantah adanya aksi pencekikan oleh petugas keamanan terhadap konten kreator Medan, Rahmat Hidayat atau yang akrab disapa Aleh. Klarifikasi ini disampaikan menyusul viralnya informasi dugaan kekerasan saat Aleh menjenguk pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), Jumat (4/4/2025) malam. 

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Pirngadi, Gibson Girsang, menjelaskan bahwa pasien ODGJ yang ingin dijenguk Aleh awalnya merupakan korban tabrak lari yang sudah lebih dulu mendapat penanganan di RS Mitra Sejati sebelum dirujuk ke RSUD Pirngadi dan dirawat di ruang ICU. 

“Pasien diterima melalui IGD, kemudian dipindahkan ke ICU. Malam harinya, Aleh dan beberapa orang datang untuk menjenguk. Tapi karena pasien dirawat di ICU, tentu tidak bisa dijenguk sembarangan, apalagi di luar jam besuk,” ujar Gibson, Sabtu (5/4/2025). 

Menurutnya, saat diberitahu tidak bisa menjenguk, rombongan Aleh sempat memaksa masuk dan menimbulkan keributan di area IGD.

“Mereka datang ramai-ramai, malam pula. Perawat sudah menjelaskan tidak bisa menjenguk, tapi mereka malah emosi dan marah-marah,” katanya. 

Gibson menegaskan bahwa RS memiliki aturan ketat soal kerahasiaan pasien dan hanya mengizinkan keluarga inti untuk mendapat informasi atau menjenguk pasien. 

Terkait tuduhan bahwa satpam melakukan kekerasan terhadap Aleh, Gibson membantah keras hal tersebut. Ia menjelaskan, keributan melibatkan keluarga pasien lain yang merasa terganggu karena situasi di IGD menjadi gaduh. 

“Mereka menuding satpam kami arogan, padahal yang marah itu justru keluarga pasien lain yang merasa terganggu. Mereka juga yang mencoba melerai saat terjadi ketegangan,” jelasnya. 

Gibson juga menambahkan bahwa dugaan aksi pencekikan sebenarnya merupakan gerakan refleks saat seseorang hendak melerai. “Keluarga pasien itu mengaku tidak berniat mencekik. Tangan mereka tertangkis dan terlihat seperti mengarah ke leher,” ucapnya. 

Sebelumnya, Aleh mengaku mendapat perlakuan kekerasan saat ingin menjenguk korban tabrak lari yang sempat ia bantu dan diketahui mengalami gangguan jiwa. Insiden itu viral setelah diunggah di media sosial.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut