get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebijakan WFA Picu Lonjakan Pemudik Kapal PELNI Lebih Awal, H-9 Naik 190 Persen

Penumpang Mudik Lebaran dengan PELNI Tahun 2025 Lampaui Tahun Lalu

Minggu, 30 Maret 2025 | 15:50 WIB
header img
Penumpang mudik Lebaran dengan PELNI tahun 2025. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) melaporkan keberhasilan mereka dalam mengangkut pemudik Lebaran 2025 dengan lancar. Terhitung sejak 16 Maret hingga Minggu, 30 Maret 2025, jumlah penumpang kapal PELNI mencapai 304.977 orang dan angka ini menunjukkan peningkatan tipis dibandingkan periode yang sama pada Lebaran tahun sebelumnya, yaitu 304.048 penumpang.

Pada H-1 Lebaran, 30 Maret 2025, PELNI mencatat pergerakan 12.123 penumpang. Jumlah ini memang lebih rendah dari beberapa hari sebelumnya, mengingat puncak arus mudik kapal PELNI terjadi pada 26 dan 28 Maret 2025, masing-masing dengan 26.307 dan 27.739 penumpang.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Evan Eryanto menyatakan rasa syukur atas kelancaran arus mudik. Kini, perhatian perusahaan beralih pada persiapan arus balik Lebaran 2025.

"Jumlah penumpang mudik tahun ini mengalami sedikit kenaikan dari tahun lalu, namun kami bersyukur arus mudik berjalan dengan lancar. Untuk arus balik, kami akan memastikan seluruh kapal dalam kondisi baik dan prima. Atas nama manajemen, kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder terkait atas dukungannya dalam memastikan arus mudik 2025 berjalan lancar, tenang dan menyenangkan," ungkap Evan, Minggu (30/3/2025).

Sebagai bentuk komitmen terhadap kenyamanan penumpang, PELNI menyediakan posko mudik di tiga pelabuhan strategis, yaitu Bau-Bau, Batam, dan Semarang. Posko ini dilengkapi dengan fasilitas layanan cek kesehatan dan pijat gratis, yang dapat dimanfaatkan oleh penumpang maupun pengantar selama periode mudik.

Data PELNI menunjukkan lima rute terpadat yang dilayani kapal selama periode 16 hingga 30 Maret 2025 adalah Batam – Medan (20.468 penumpang), Medan – Batam (15.024), Balikpapan – Surabaya (13.697), Kumai – Semarang (11.913), dan Makassar – Surabaya (9.338).

Sementara itu, lima pelabuhan keberangkatan terpadat adalah Makassar (35.028 penumpang), Balikpapan (31.781), Batam (27.370), Ambon (23.036), dan Kumai (19.546). Untuk pelabuhan tujuan terpadat, Surabaya menduduki peringkat pertama dengan 51.859 penumpang, diikuti Makassar (35.011), Bau-Bau (27.387), Belawan (23.195), dan Ambon (20.093).

PELNI juga terus mendorong penggunaan saluran digital untuk pembelian tiket, seperti aplikasi PELNI Mobile dan website resmi. Selain itu, tiket kapal PELNI juga tersedia melalui berbagai aplikasi perbankan, jaringan minimarket, dan platform penjualan tiket online lainnya. Pembayaran tiket juga semakin mudah dengan berbagai pilihan metode pembayaran yang telah bekerja sama dengan sejumlah bank dan penyedia layanan pembayaran digital.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut