Pembangunan Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan Rampung, Siap Digunakan untuk Nataru

MEDAN, iNewsMedan.id - Jalan Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan yang telah lama dinantikan akhirnya resmi beroperasi pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Proyek yang digarap oleh Hutama Karya Infrastruktur (HKI) ini telah berhasil menyelesaikan konstruksi 100 persen dan dinyatakan laik fungsi pada akhir November lalu.
Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti mengatakan bahwa dengan beroperasinya tol ini, waktu tempuh dari Kota Binjai menuju Pangkalan Brandan yang sebelumnya memakan waktu sekitar 2 jam, kini dapat dipangkas menjadi hanya 40 menit saja.
"Kami sangat bersyukur atas selesainya proyek ini. Jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di Sumatera Utara," kata Aji Prasetyanti, Jumat (13/12/2024).
Sebagai kontraktor utama, HKI mulai mengerjakan Jalan Tol Binjai Pangkalan Brandan sejak tahun 2020 dan terdiri dari tiga segmen. Segmen pertama yaitu Jalan Tol Binjai - Stabat (12,5 km) yang telah dioperasikan pada tahun 2022.
Kemudian segmen dua yaitu Jalan Tol Stabat - Kuala Bingai (7,5 km) yang telah dioperasikan pada Oktober 2023 dan Jalan Tol Kuala Bingai-Tanjung Pura (19 km) dioperasikan sejak Januari 2024 lalu.
Selanjutnya, segmen ketiga yaitu Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan (18,9 km) yang siap fungsional menjelang akhir tahun 2024.
Selain mempersingkat waktu tempuh, jalan tol ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti rest area yang didesain dengan mengadopsi unsur budaya lokal. Rest area ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari toilet, area parkir, hingga food court.
"Kami ingin memberikan pengalaman berkendara yang nyaman bagi pengguna jalan. Oleh karena itu, kami membangun rest area dengan fasilitas lengkap dan nuansa lokal yang kental," tambah Aji.
Selama proses pembangunan, HKI menghadapi beberapa tantangan, salah satunya adalah adanya pipa gas alam yang melintasi trase jalan tol. Namun, dengan perhitungan teknis yang matang dan memperhatikan aspek keselamatan, tantangan ini berhasil diatasi.
Aji mengungkapkan bahwa arsitektur rest area ini mengadopsi budaya lokal, yakni mengkombinasikan corak adat Melayu, Aceh, dan Batak Karo dalam setiap bangunannya.
Kini konektivitas dari Kota Medan sampai Pangkalan Brandan sudah tersambung sepenuhnya melalui Jalan Tol Medan Binjai yang tersambung dengan Jalan Tol Binjai - Pangkalan Brandan tanpa terputus serta dengan fasilitas yang lengkap.
"Kami ucapkan terima kasih apresiasi pada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menuntaskan jalan tol ini," tutur Aji.
Sebagai informasi, hingga saat ini HKI telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 336,7 km. Adapun ruas tol lainnya yang masih dalam proses konstruksi yaitu Tol Padang-Sicincin (37 km), Tol Lingkar Pekanbaru (30,57 km), Betung-Jambi Seksi 1 (30,8 km).
Kemudian, Betung-Jambi Seksi IVA (18,5 Km). Untuk proyek non-JTTS, HKI juga tengah mengerjakan Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi Paket II (11,2 km), dan Tol Jakarta Cikampek Selatan II Paket IIA (11,3 km).
Editor : Odi Siregar