RSUD dr Pirngadi Medan Resmikan Poliklinik Forensik Klinis dan Medicolegal

Dr. Surjith Singh, seorang praktisi forensik di RSUD dr Pirngadi, menjelaskan bahwa pelayanan forensik klinis mencakup lebih dari sekadar otopsi. Ini melibatkan pemeriksaan medis untuk kasus-kasus seperti KDRT, pelecehan seksual, dan berbagai kasus hukum lainnya. "Forensik klinis adalah bagian penting dari pelayanan forensik yang menyeluruh, dan selama ini kami telah menangani banyak kasus yang melibatkan kepolisian serta institusi lainnya," jelasnya.
Dr. Surjith juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarspesialis dalam penanganan kasus-kasus forensik. "Kami memerlukan dukungan dari spesialis lainnya seperti patologi klinik, anatomi, bedah saraf, THT, dan spesialis mata untuk menghasilkan visum yang komprehensif sebagai bukti penting di pengadilan," tandasnya.
Kepala Instalasi Forensik RSUD dr Pirngadi, dr. Desi, mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD dr Pirngadi atas terwujudnya Poliklinik Forensik Klinis yang telah lama dinantikan. "Sebelumnya, selama dua tahun kami menjalankan layanan forensik klinis dengan menumpang di IGD, yang sering menyulitkan komunikasi dengan pasien, terutama mereka yang merupakan korban kekerasan," tuturnya.
Dengan hadirnya poliklinik ini, RSUD dr Pirngadi Medan berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dalam penegakan hukum, sekaligus mendorong pengembangan ilmu forensik di Indonesia.
Editor : Ismail