Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Ayam Naik, Inflasi Sumut Tembus 3,19 Persen
Advertisement . Scroll to see content

BPS Catat Inflasi Sumut Sebesar 2,50 Persen pada Februari 2024

Jum'at, 01 Maret 2024 | 18:20 WIB
  • author Odi Siregar
BPS Catat Inflasi Sumut Sebesar 2,50 Persen pada Februari 2024
BPS Catat Inflasi Sumut Sebesar 2,50 Persen pada Februari 2024. (Foto: iNewsMedan.id/Odi Siregar)

MEDAN, iNewsMedan.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mencatat inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Utara pada Februari 2024 sebesar 2,50 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,87.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Labuhanbatu sebesar 3,98 persen dengan IHK sebesar 108,74. Sementara, inflasi terendah terjadi di Kabupaten Deli Serdang sebesar 1,71 persen dengan IHK sebesar 105,57.

Hal itu diungkapan Kepala BPS Sumut, Nurul Hassanudin, di Kantor BPS Sumut, Jalan Asrama, Kota Medan, Jumat (1/3/2024).

"Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks seluruh kelompok pengeluaran," jelas Nurul Hassanudin.

Adapun kelompok pengeluaran yang dicatat oleh BPS Sumut, di antaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,78 persen. Kemudian, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,05 persen.

"Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,65 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,49 persen," tambah Nurul Hassanudin.

"Lalu, kelompok kesehatan sebesar 1,23 persen, kelompok transportasi sebesar 0,66 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,09 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,66 persen," sambung Nurul Hassanudin.

Lebih lanjut, Nurul Hassanudin menguraikan, kelompok pendidikan sebesar 1,54 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,49 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,07 persen.

"Tingkat inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,41 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,81 persen," tutup Nurul Hassanudin.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut