Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Kejari Medan Terima SPDP Tanpa Nama Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Terkait Kasus Ferdinand Hutahaean, Kejagung Sudah Terima  SPDP

Kamis, 13 Januari 2022 | 00:55 WIB
  • author Dita Angga R, Sindonews
Terkait Kasus Ferdinand Hutahaean, Kejagung Sudah Terima  SPDP
Mantan politikus partai Demorat, Ferdinand Hutahaean. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Kasus ujaran kebencian mengarah terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang dilakukan oleh mantan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada hari ini Rabu (12/1).

"Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung telah menerima SPDP dari Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri),” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer, Rabu (22/1/2022).

Leonard mengatakan, SPDP tersebut diterbitkan terkait dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA.

“Dan/atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, serta menimbulkan keonaran di kalangan rakyat melalui media sosial atas nama tersangka FH,” ujarnya.

SPDP diterbitkan oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri No.B/01/I/RES.2.5./2022/Dittipidsiber tanggal 06 Januari 2022 yang diterima oleh Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum pada Senin 10 Januari 2022.

Editor: Chris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut