Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Temuan HIV di Sumut Bikin Terkejut, 865 Kasus Tercatat pada Kelompok LSL
Advertisement . Scroll to see content

Motif Pembunuhan Pemandu Karaoke di Batang, Kesal Disebut Miskin dan Mengidap HIV

Sabtu, 03 Juni 2023 | 09:00 WIB
  • author Suryono Sukarno
Motif Pembunuhan Pemandu Karaoke di Batang, Kesal Disebut Miskin dan Mengidap HIV
Aris Riswayanto, pelaku pembunuhan pemandu karaoke di Batang, Jawa Tengah. (Foto: Suryono Sukarno)

BATANG, iNewsMedan.id - Motif pembunuhan pemandu karaoke di Batang, Jawa Tengah akhirnya terungkap. Pelaku ternyata kesal lantaran disebut miskin dan mengidap HIV.

Pelaku adalah Aris Riswayanto (35). Dia telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Lutfi Erfiana alias Sofi, yang telah dipacari selama 4 tahun.

Warga Weleri, Kendal itu mengaku menganiaya kekasihnya secara spontan akibat ajakan untuk menikah ditolak mentah-mentah. Padahal, pelaku rela menceraikan istrinya untuk menikahi korban.

Pelaku yang dalam kondisi mabuk berat tersulut emosi lantaran korban juga mencaci-maki dengan menyebut lelaki miskin dan mengidap HIV.

"Dibilang miskin, enggak punya uang kena HIV," kata Aris, Jumat (2/6/2023).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Andi Fajar mengungkap hasil autopsi jenazah korban. Ditemukan bekas cekikan di leher, patahan di tulang rusuk yang merobek pembuluh darah, serta lebam di dada.

Polres Batang telah menetapkan pelaku sebagai tersangka penganiayaan berat yang menyebabkan kematian berdasarkan Pasal 351 ayat 3 KUHP.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pidana penjara maksimal tujuh tahun.

Artikel ini telah terbit di halaman iNewsJateng.id dengan judul Pengakuan Pembunuh Pemandu Lagu di Batang, Kesal Dituduh Mengidap HIV

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut