Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertumbuhan Sektor Keuangan Sumut Tumbuh, Literasi Capai 71,57 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Investor Pasar Modal di Sumatera Utara Capai 447.712

Rabu, 05 Oktober 2022 | 10:00 WIB
  • author Isnaini Kharisma
Investor Pasar Modal di Sumatera Utara Capai 447.712
Investor pasar modal di Sumatera Utara capai 447.712. (Foto: Isnaini Kharisma/iNewsMedan).

MEDAN, iNewsMedan.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) per 23 September 2022 sebanyak 447.712 investor (SID CBEST, SINVEST, EBAE, dan SBN) dengan jumlah emiten di Sumut ada sebanyak 11 emiten.

Menurut Direktur Statistik & Informasi Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muhammad Touriq, untuk di Sumut saat ini ada 45 perantara pedagang efek dan penjamin emisi efek, 6 kantor cabang manajer investasi, 5 UMKM yang menjadi penerbit SCF atau Securities Crowdfunding (yang sudah raising fund) dengan jumlah investor SCF 1.041 serta jumlah dana yang dihimpun SCF mencapai Rp16,23 miliar.

"Pelaku industri pasar modal saat ini sangat beragam dan saling terkait," katanya dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2022 di Medan, Selasa (4/10/2022).

Touriq menjelaskan, dari data per 23 September 2022, terdapat kurang lebih 57.186 pihak yang berizin atau terdaftar dan ada 5.442 instrumen produk. 

"Selama tahun 2022 ini, pasar modal Indonesia mengalami perkembangan yang baik terlihat dari total pengumpulan dana tahun 2022 Rp172,73 triliun dengan jumlah emisi efek 163 emisi, serta jumlah perusahaan baru (emiten) ada 48 perusahaan baru (41 emiten saham dan 7 emiten obligasi/sukuk). Sedangkan, jumlah pemodal tumbuh 30% lebih yakni 9,76 juta investor (per 29 September 2022)," jelasnya.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut