Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Model Pendampingan Usaha Ini Dinilai Berhasil Ubah Nasib Jutaan Perempuan
Advertisement . Scroll to see content

Ini 8 PO Bus Tertua di Indonesia, 3 Berasal Dari Pulau Sumatera 

Senin, 27 Juni 2022 | 19:35 WIB
  • author Tangguh Yudha
Ini 8 PO Bus Tertua di Indonesia, 3 Berasal Dari Pulau Sumatera 
Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (23/5/2022), berikut deretan PO bus tertua di Indonesia bertahan sampai sekarang. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar) 

7. Naikilah Perusahaan Minang (NPM) 

Naikilah Perusahaan Minang (NPM) merupakan PO bus tertua di Sumatera Barat dan tertua di Indonesia. Bagaimana tidak perusahaan ini telah beroperasi sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, yakni sekitar tahun 1937.

Didirikan di Padangpanjang, Minangkabau, Sumatera Barat, NPM saat ini sudah berumur 85 tahun. Meski demikian NPM masih menjadi perusahaan otobus terkenal dan populer sampai sekarang. 

8. DAMRI 

Satu lagi PO bus tertua di Indonesia. Kali ini perusahaan jawatan milik negara. Cikal bakal DAMRI berdiri pada 1943, pada zaman pendudukan Jepang yaitu Jawa Unyu Zigyosha yang mengkhususkan diri pada angkutan barang dengan truk, gerobak atau cikar, dan juga terdapat Zidosha Sokyoku yang melayani angkutan penumpang dengan kendaraan bermotor atau bus.  

Pada 1945, setelah Indonesia merdeka, di bawah pengelolaan Departemen Perhubungan, Jawa Unyu Zigyosha berubah nama menjadi Djawatan Pengangkoetan untuk angkutan barang dan Zidosha Sokyoku beralih menjadi Djawatan Angkutan Darat untuk angkutan penumpang. 

Pada 25 November 1946, kedua jawatan itu digabungkan berdasarkan Maklumat Menteri Perhubungan No.01/DAM/46 sehingga dibentuklah “Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia” disingkat DAMRI, dengan tugas utama menyelenggarakan pengangkutan darat dengan bus, truk, dan angkutan bermotor lain. 

Damri sampai saat ini masih melayani angkutam penumpang jarak dekat (dalam kota) dan menengah.  

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut