Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Nekat Siswi SMP Lompat dari Gedung Sekolah Saat Jam Pelajaran
Advertisement . Scroll to see content

Hati-hati! Ini Dampak Buruk Kecanduan Medsos

Senin, 27 Juni 2022 | 09:00 WIB
  • author Tim Okezone , Okezone
Hati-hati! Ini Dampak Buruk Kecanduan Medsos
Kecanduan medsos (Foto: Motion array)

SEMUA orang sudah sangat bergantung dengan ponsel saat ini. Di mana, berbagai aktivitas sudah bisa dilakukan hanya lewat ponsel.

Akibatnya mereka jadi sering melihat ponsel dan main media sosial alias medsos. Apalagi medsos membuat kita untuk tetap terhubung walau terpisah oleh jarak dan waktu.

Namun, hal yang positif dari sosial media juga dibarengi dengan adanya kekurangan atau dampak negatif khususnya bagi kesehatan mental.

Dilansir dari Help Guide, berikut 5 dampak buruk kecanduan medsos bagi kesehatan mental Anda.

1. Merasa iri dan membandingkan hidup Anda dengan orang lain

Medos menjadi tempat orang untuk membagikan momen soal kehidupannya dan bisa dibilang menjadi ‘ajang pamer’. Unggahan tentang liburan, naik jabatan, dapat pekerjaan, menikah, punya anak, belanja, dll. Keseringan melihat medsos menanamkan rasa iri dan insecure. Iri yang kemudian berujung Anda selalu membandingkan hidup Anda dengan mereka seakan ‘hidup mereka lebih baik’. Hal inilah yang dapat berdampak bagi kesehatan mental Anda.

2. Merasa FOMO (takut tertinggal)

Sosial media juga selalu menciptakan tren-tren baru yang ramai diikuti orang. Istilah FOMO (fear of missing out) ini menggambarkan perasaan takut tertinggal. Seolah memberi tekanan dan menuntut diri Anda untuk harus terus update dan melakukan hal yang sama dengan mereka. Misal, harus mengetahui trending topik terbaru, mencoba restoran terbaru, memiliki koleksi pakaian atau gadget terbaru, dll

Efeknya adalah Anda mudah merasa cemas, khawatir, kurang percaya diri, dan mendorong diri Anda untuk menjadi lebih rutin membuka sosial media agar tidak ketinggalan update.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut