Jenderal bintang empat tersebut memastikan bahwa institusi TNI Angkatan Darat tidak akan mentoleransi pelanggaran semacam ini dan berjanji akan mengambil langkah penanganan yang cepat jika terbukti ada anggota yang terlibat.
"Kalau kita pasti respons cepat. Sudah, pasti cepat. Kalau kita cepat, lah," tegas Maruli.
Sebelumnya, penggerebekan di kompleks perumahan dinas TNI di Cijantung tersebut dilancarkan oleh aparat kepolisian pada Minggu (4/10/2026) sekira pukul 07.30 WIB berdasarkan laporan dari masyarakat.
Dari hasil penggerebekan di lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan sebanyak 11 orang yang diduga kuat bertindak sebagai operator judi online. Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 32 unit komputer PC, 14 unit telepon seluler, dan 9 lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
