Kisah Cinta Habibie-Ainun Dihidupkan Lewat Koleksi Batik Menemani

Ismail
JNE mendukung MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun menghadirkan koleksi batik “Menemani” yang terinspirasi kisah cinta Habibie-Ainun. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id- Kisah cinta Bacharuddin Jusuf Habibie dan Ainun kembali diangkat dalam bentuk yang lebih dekat dengan keseharian. Bukan melalui buku atau film, melainkan lewat motif batik yang dikemas menjadi busana.

Koleksi bertajuk “Menemani” menghadirkan kisah pertemuan Habibie dan Ainun sebagai sumber inspirasi. Koleksi ini mengangkat gagasan tentang takdir, pertemuan dua insan, serta perjalanan untuk saling menemani sepanjang kehidupan.

Kisah tersebut bermula dari sebuah pertemuan sederhana di Bandung pada awal 1960-an. Saat itu, Habibie yang pulang sejenak dari Eropa kembali ke rumah yang pernah dikenalnya. Di sana, ia bertemu seorang gadis yang pernah dilihatnya saat kecil, tetapi kini telah tumbuh menjadi perempuan dewasa.

Pertemuan tersebut kemudian menjadi awal perjalanan panjang keduanya. Dari kisah itu lahir pesan bahwa hubungan yang bermakna tidak selalu diawali sesuatu yang megah, tetapi bisa tumbuh dari kesadaran bahwa seseorang memiliki arti penting dalam hidup.

Melalui koleksi “Menemani”, kisah tersebut diterjemahkan ke dalam busana yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Batik tidak hanya ditempatkan sebagai pakaian pada acara formal, tetapi juga sebagai medium untuk membawa cerita dan nilai budaya ke tengah kehidupan generasi masa kini.

Co-Founder MANDALAS, Daniel Anugrah Wiranata, mengatakan koleksi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap busana Indonesia.

“Kami ingin mewujudkan mimpi besar MANDALAS agar masyarakat Indonesia semakin bangga mengenakan busananya sendiri, termasuk batik sebagai warisan budaya bangsa yang sarat akan makna,” ujar Daniel.

Direktur Yayasan Habibie & Ainun, Nadia Sofia Habibie, mengatakan koleksi tersebut tidak sekadar menghadirkan kain dengan motif tertentu, tetapi juga membawa nilai kehidupan yang melekat pada kisah Habibie dan Ainun.

“Lewat koleksi ini, kami ingin masyarakat bisa merasakan dan membawa nilai-nilai cinta, kesetiaan, serta persahabatan lebih dekat dalam balutan busana sehari-hari. Ini menjadi cara untuk melanjutkan kekuatan cinta mereka di luar tembok Wisma Habibie & Ainun, agar bisa terus menemani di setiap momen bermakna dalam hidup kita,” tutur Nadia.

Koleksi “Menemani” diperkenalkan bertepatan dengan momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober. Kehadirannya menjadi salah satu cara membawa batik keluar dari kesan pakaian seremonial, sekaligus menjadikannya bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Dalam distribusinya, MANDALAS menggandeng JNE sebagai official logistics partner. Dukungan pengiriman tersebut membuat koleksi “Menemani” dapat dipesan dan dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia.

Untuk pembelian koleksi tersebut, tersedia promo potongan ongkos kirim yang berlaku mulai 2 Oktober hingga 31 Desember 2026 untuk pengiriman ke seluruh Indonesia.

Eri Palgunadi selaku SVP Marketing Group Head JNE mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap jenama lokal dan UMKM.

“Menyambut usia JNE yang ke-36 tahun dengan mengusung tema ‘Melesat Hebat’, JNE terus berkomitmen untuk mendukung UMKM Indonesia agar dapat tumbuh bersama melalui semangat ‘Connecting Happiness’, serta berharap kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah dan dampak positif yang luas bagi jenama lokal di Indonesia,” ujar Eri.

Editor : Ismail

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network