Tertinggal satu gol memaksa Adhyaksa keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Tensi pertandingan pun meningkat hingga berujung kartu merah bagi striker Adhyaksa FC, Rundell Winchester, serta pemain PSMS, Asyraq Ghufran.
Bermain dengan masing-masing 10 orang membuat laga berjalan kian terbuka. Pada masa tambahan waktu enam menit, lini pertahanan PSMS dipaksa bekerja keras menahan gempuran tuan rumah. Namun, kedisiplinan benteng pertahanan PSMS mampu menjaga keunggulan 1-0 hingga laga usai.
Usai pertandingan, Pelatih PSMS Eko Purdjianto mengapresiasi kerja keras dan kesabaran para pemainnya dalam membongkar strategi bertahan total lawan.
“Yang pertama kita syukuri kerja keras dan perjuangan pemain dari awal sampai pertandingan berakhir. Babak pertama lawan low block, kita kurang sabar. Instruksi di babak kedua, pemain harus lebih sabar. Ada beberapa pemain yang masuk dan memberikan pengaruh,” kata Eko.
Ia juga memuji kontribusi Siverio yang kembali menjadi penentu kemenangan tim, sekaligus menegaskan target utama PSMS musim ini.
“Alhamdulillah Javier punya inisiatif bisa cetak gol lagi. Mengenai target, kita mau Liga 1 dan juara,” tegasnya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
