Dorong Ketahanan Energi Nasional Lewat Cadangan Migas Baru

Isnaini Kharisma
Pengeboran sumur SM-1 di WK Pekawai menguji potensi 109 BCF gas dan 22 MMBOE minyak/kondensat untuk menemukan sumber migas baru. Foto: Istimewa

Struktur SM-1 diperkirakan memiliki volume hidrokarbon in-place (P50) sebesar 109 BCF gas dan 22 MMBOE minyak/kondensat. Pengeboran sumur eksplorasi SM-1 diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan dan karakteristik hidrokarbon serta mengonfirmasi potensi sumber daya migas di WK Pekawai.

Potensi WK Pekawai juga didukung oleh karakteristik geologi yang berkesinambungan dengan Lapangan Manpatu yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan telah memiliki Plan of Development (POD). Sekitar 10–24 persen struktur Lapangan Manpatu berada di dalam wilayah WK Pekawai, sehingga kesinambungan struktur geologi dan keberadaan hidrokarbon yang telah teridentifikasi di Lapangan Manpatu menjadi salah satu aspek yang mendukung prospek eksplorasi di WK Pekawai.

”Kami akan terus menjalankan kegiatan eksplorasi secara terukur dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasional,” tambah Fuji.

Seluruh rangkaian pengeboran SM-1 dilaksanakan dengan mengutamakan aspek HSSE. SAKA memastikan penerapan HSSE Golden Rules secara konsisten dalam setiap tahapan kegiatan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjalankan kegiatan operasional.

Melalui rangkaian kegiatan eksplorasi yang berkelanjutan, SAKA berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi WK Pekawai secara aman, andal dan bertanggung jawab, sekaligus berkontribusi dalam mendukung ketersediaan energi dan ketahanan energi nasional.

Editor : Ismail

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network